Khusus untuk wisudawan Program Sarjana Terapan, Mendagri berharap mereka mampu beradaptasi menerapkan ilmu pemerintahannya sesuai dengan kondisi masyarakat yang sangat variatif. Mendagri juga mengomentari terkait banyaknya_request_ terhadap lulusan IPDN.
“Banyak kepala daerah yang sudah request lulusan IPDN, karena lulusan IPDN ini bukan hanya belajar akademik, mereka juga belajar kesamaptaan, jasmani, kesehatan, mental ideologi, nasionalisme, integritas, disiplin dan lain-lain. Itu yang membuat mereka banyak diminati. Nanti kita lihat apakah bisa dipenuhi semua, karena Saya inginnya mereka belajar dulu di daerah lain di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Sementara Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi., M.Si menyampaikan lulusan terbaik tahun ini.
“Dari Program vokasi Sarjana Terapan, lulusan terbaik diperoleh Aji Bayu Ramadhan, S.Tr.IP asal pendaftaran Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan raihan IPK 3.84, Ia juga berhak menerima penghargaan Kartika Astha Brata,” tuturnya.
Sedangkan sembilan orang lainnya dari Program Sarjana Terapan yang masuk menjadi 10 besar lulusan terbaik dan berhak mendapatkan penghargaan Kartika Sapta Abdi Praja secara berurutan yakni Siti Ifadoh, S.Tr. IP asal pendaftaran Provinsi Jawa Timur. Lalu ada Mohamad Toriq Anwar S.Tr. IP asal pendaftaran Provinsi Jawa Tengah, Dwi Ajeng Ayu F.A, S.Tr. IP asal pendaftaran Provinsi Jawa Timur, Febyanti Rachman S.Tr. IP asal pendaftaran Provinsi Jawa Timur.
Kemudian Dwimas Januari Setiawan, S.Tr. IP asal pendaftaran Provinsi Nusa Tenggara Timur, Charina Anggie Simbolon S.Tr. IP asal pendaftaran Provinsi Kepulauan Riau, I Kadek Bayu Swastika S.Tr. IP asal pendaftaran Provinsi Bali.




























