Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 5 Mei 2024 15:39 WIB

Pemprov Jabar Upayakan Siswa Kurang Mampu di Sekolah Swasta Ditanggung Pemerintah


					Pemprov Jabar Upayakan Siswa Kurang Mampu di Sekolah Swasta Ditanggung Pemerintah Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin bakal mengupayakan, supaya siswa kurang mampu dapat tetap bersekolah, meski di sekolah swasta dan biayanya ditanggung pemerintah.

Bey Machmudin mengungkapkan, tidak sedikit siswa Jawa Barat yang berhenti sekolah di tengah jalan akibat masalah ekonomi. Dimana persoalan utamanya ada pada biaya transportasi siswa, karena jarak antara rumah dengan sekolah negeri terbilang jauh.

Maka dari itu, Pemprov Jabar kata Bey Machmudin akan mengupayakan agar siswa kurang mampu yang dekat dengan sekolah swasta, dapat dibantu biayanya supaya bisa bersekolah.

Baca Juga :  Bey Machmudin Sebut, Ada Tiga Proyek Strategis Transportasi Bakal Diakselerasi

“Anak yang dari keluarga tidak mampu sedang dipikirkan, untuk diberikan peluang sekolah di sekolah swasta. Jadi kalau sekolah negeri jauh, dipikirkan apakah ada sekolah swasta yang dekat dan ini ditanggung pemerintah,” ujarnya baru-baru ini.

Sebab kata dia, banyak orangtua siswa yang mengeluh karena jarak antara rumah dengan sekolah cukup jauh. Sehingga bethenti sekolah, karena tidak memiliki biaya akomodasi.

“Jadi banyak keluhan dari orangtua, dari mereka yang tidak mampu. Mereka sampaikan anaknya tidak sekolah. Bukan sekolah gratis, tapi transportnya kami tidak mampu membayar,” ucapnya.

Baca Juga :  DPRD Jabar Soroti Kinerja Pemprov dari LKPJ 2025

Maka dari itu solusinya adalah kata dia, siswa kurang mampu disekolahkan ke titik terdekat, meski berupa sekolah swasta. Harapannya, tidak ada lagi siswa yang berhenti sekolah karena terkendala ekonomi.

“Jadi sedang dipikirkan upaya dari anak yang tidak mampu itu, dicarikan sekolah terdekat. Walaupun swasta, kita bayarkan,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Telkom Indonesia Perkuat Pemberdayaan Perempuan Penyintas Kekerasan melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Digital Bersama Tel-U

20 April 2026 - 15:38 WIB

Tel-U Resmi Serahkan Video Pemutakhiran Penyandang Disabilitas kepada KND

20 April 2026 - 13:59 WIB

Sebagai Bentuk Apresiasi,  Jasa Raharja Cabang Cirebon Gencarkan Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak

20 April 2026 - 06:59 WIB

SBM ITB Gelar Graduation Night April 2026: 474 Lulusan Siap Menorehkan “Legacy”

19 April 2026 - 10:10 WIB

Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak, Dorong Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Tepat Waktu

17 April 2026 - 11:44 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385, KDS Jadikan Bedas Expo Jadi Penggerak Ekonomi di Tengah Bencana

17 April 2026 - 10:49 WIB

Trending di Berita Daerah