Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 25 Jun 2024 15:03 WIB

Bey Machmudin Harap Melalui Literasi, Tekan Pinjol di Jabar


					Bey Machmudin Harap Melalui Literasi, Tekan Pinjol di Jabar Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin berharap, dengan meningkatnya literasi masyarakat, dapat menekan angka pinjaman online (pinjol) di Provinsi Jawa Barat.

Sebab Bey Machmudin merasa miris, banyak masyarakat di Jawa Barat terjerat pinjol. Padahal menurutnya, tidak ada keuntungan yang didapat selain hanya menerima pinjaman instan.

Setelah itu rugi. Kami memiliki masalah serius dengan pinjol. Jawa Barat tertinggi pinjol, Rp16,5 triliun. Kalau tingkat literasi masyarakat tinggi, saya rasa ini bisa ditekan,” ujar Bey Machmudin dalam sambutannya di rangkaian kegiatan Indonesia Membaca di Kota Bandung, Selasa 25 Juni 2024.

Baca Juga :  Bey Machmudin Ungkap, BIJB Kertajati Bakal Layani Penerbangan ke Singapura September Nanti

Dia pun merasa heran, sudah jelas merugikan tapi banyak masyarakat yang bergantung dengan pinjol. Apalagi rerata yang terjerat kasus pinjol, akibat gaya hidup.

“Saya juga heran, perasaan saya orangtua kita dulu sering ingatkan, kalau hidup jangan hutang. Mending ge seayana. Tapi kenapa nilai itu bergeser? Jadilah diri kita seutuhnya,” ucapnya.

Sebab itu Pemprov Jabar kata Bey Machmudin, akan terus memberikan edukasi terkait bahaya pinjol. Mengingat suku bunga yang tinggi, sudah pasti akan menyusahkan masyarakat.

Baca Juga :  Bey Machmudin Harap Gelaran Pocari Run Dievaluasi, Usai Dikritik Masyarakat Bandung

“Kami terus mengingatkan masyarakat, tapi kadang godaan tinggi (kemudahan meminjam),” tuturnya.

Seperti diketahui, berdasarkan data per Januari 2024, jumlah pengguna pinjol meningkat tajam. Dimana outstanding atau jumlah pinjaman mencapai Rp16,553 triliun. Naik 22,6 persen dibanding tahun sebelumnya.

Ini menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi tertinggi pengguna pinjol di Indonesia pada saat ini. 

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Lewat Pendekatan Humanis, Tim Pembina Samsat Kota Bogor Hadirkan Operasi Khusus yang Edukatif

24 April 2026 - 22:52 WIB

Hadir dengan Layanan Sepenuh Hati, Jasa Raharja Sukabumi Beri Kepastian dan Empati

24 April 2026 - 22:49 WIB

Upaya Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Ramp Check dan Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) di PT Sahabat Prima Abadi Kab Cirebon

24 April 2026 - 12:46 WIB

Komitmen Bersama Jasa Raharja Jabar dan Safety Riding Center Honda Jabar untuk Keselamatan dan Kepatuhan Berkendara

24 April 2026 - 09:24 WIB

Jasa Raharja Jawa Barat Sampaikan Materi PPGD dalam Seminar Safety Riding Hari Kartini

24 April 2026 - 09:17 WIB

Perkuat Hubungan Dengan Perusahaan Swasta, Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Padjajaran Gelar Operasi Khusus Samsat

23 April 2026 - 22:42 WIB

Trending di Headline