Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 14 Nov 2024 18:48 WIB

Pemprov Jabar Dorong Keterlibatan Industri di Sekolah Vokasi, Intervensi Jumlah Pengangguran


					Pemprov Jabar Dorong Keterlibatan Industri di Sekolah Vokasi, Intervensi Jumlah Pengangguran Perbesar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong keterlibatan industri di sekolah vokasi, guna menekan angka pengangguran.

Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Machmudin menuturkan, harus ada link and match antara kebutuhan dan ketersediaan.
Sebab pada saat ini, ketersediaan belum mampu menyesuaikan kebutuhan industri. Sehingga banyak angkatan kerja tidak terserap maksimal.
“Kita berharap agar lebih banyak lagi kerjasama antara SMK dan perusahaan, yanh bisa membantu agar tingkat pengangguran tidak tinggi. Minimal bisa tersalurkan semua,” kata Bey Machmudin di Kota Bandung, Kamis 14 November 2024.
Salah satunya seiring hadirnya industri mobil listrik di Kabupaten Subang, dimana Pemprov Jabar kata dia agar mereka selain membangun pabrik, tetapi juga memberikan pelatihan.
Sehingga ketika pabrik selesai, tenaga kerjanya juga sudah siap dan sudah bisa beroperasi maksimal.
“Itu memang harus mulai beralih ke padat teknologi, jangan hanya padat karya,” ucapnya.
Sementara Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karya Guna mengatakan, kapabilitas lulusan SMK atau sekolah vokasi harus ditingkatkan.
Selain itu, pola pikir atau kebiasaan enggan bekerja di tempat yang jauh dari rumah juga harus digeser, dalam mengurangi angka pengangguran.
“Banyak yang tidak mau bekerja dengan jarak yang terlalu jauh dari tempat tinggal. Ini menjadi PR buat pemerintah, bagaimana melakukan edukasi,” tuturnya.
Dia berharap, sejumlah kendala ini dapat segera dirampungkan sehingga angkatan kerja di Jawa Barat dapat terakomodir, dimana nantinya akan berdampak dengan menurunnya angka pengangguran.
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

5 Agustus 2026 - 07:52 WIB

Apresiasi Wajib Pajak Taat, PJ Samsat Garut Hadirkan Program Promo Bersama Merchant CHILL-Choux & Cheese Tart

4 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Perkuat Sinergi, Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat Kabupaten Tasikmalaya Gelar Rapat Koordinasi Operasi Gabungan

4 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, PJ Jasa Raharja Samsat Pangandaran Bersama Unit Gakkum Polres Pangandaran Pasang Rambu Imbauan Kamseltibcar Lantas

3 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat dan Ketaatan Pembayaran Pajak, Tim Pembina Samsat Kota Tasikmalaya Gelar Operasi Gabungan di Taman Kota

3 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Memperkuat Sinergi dan Pelindungan Masyarakat, PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Gelar Audiensi Bersama OJK Tasikmalaya

3 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Trending di Berita Daerah