Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 11 Jul 2024 16:37 WIB

Nuriana, Keteladanan-nya Patut Dicontoh Gubernur Jabar Kedepan


					Nuriana, Keteladanan-nya Patut Dicontoh Gubernur Jabar Kedepan Perbesar

BANDUNG – Kabar duka menyelimuti Jawa Barat, Mantan Gubernur Jawa Barat ke-11 Mayjen TNI (Purn) H. Raden Nana Nuriana (HR. Nuriana) menghembuskan nafas terakhir di kediamannya di Komplek Parahyangan Rumah Villa, Ciwaruga, Parongpong Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis (11/7/2024) dini hari sekitar pukul 04.55 WIB.

Ucapan belasungkawa serta doa pun mengalir deras untuk Almarhum, seperti yang di sampaikan Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu.

Menurut Kang Haru, HR. Nuriana merupakan sosok yang tegas, disiplin bertanggung jawab dan merupakan sosok yang peduli terhadap masyarakatnya dibalik diri yang terkenal pendiam itu.

Baca Juga :  Pelayanan Haji Membaik, Peluang Ekonomi Meningkat Bagi Sekitaran Kertajati

“Selain sebagai sosok Gubernur Pak Nuriana adalah Paman dari salah seorang Anggota DPRRI Fraksi PKS asal Jawa Barat, sekaligus pengurus DPP PKS Ibu Dr. Hj. Diah Nurwitasari Dipl-Ing, M.Ipol, dan Bapak Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, MSc. Suami dari Bu Diah Nurwitasari. Sehingga beliau (Almarhum Pak Nuriana) adalah keluarga dari kerabat kami pengurus dan anggota PKS Jawa Barat,”ungkap kang Haru. Kamis (11/7/2024).

Nurianapun menjadi sosok penting dalam pembentukan Provinsi Banten, serta berperan besar dalam peningkatan status kota administrasi di Jawa Barat.

Baca Juga :  Imbas Rombakan Permendagri, Industri Tekstil Terdampak

“Almarhum dikenal sebagai seorang pemimpin yang benar-benar mampu mewakili sikap orang Jawa Barat yaitu Gemah Ripah Repeh Rapih, bagaimana mewujudkan jabar yg sejahtera, damai, tentram, akur satu sama lain, silih asah silih asuh,”katanya.

“Oleh karena itu tidak heran jika Jabar dikenal sejak awal terbentuknya dan tentu saja salah satu faktor penting nya adalah kepemimpinan Gubernur untuk menciptakan kondisi yang kondusif, sehingga Jabar dikenal sebagai barometer kondusiftas Kemanan dan politik Nasional. Jabar juga dikenal sebagai satu tolak ukur penting sebagai penyangga Ibu Kota Jakarta,”imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 91 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dekatkan Layanan Digital dan Edukasi Keselamatan, Jasa Raharja Tasikmalaya Sosialisasi Fitur ‘Lapor Laka’ JRku dan Bagikan Buku Saku di Alun-Alun Kota Banjar

23 Juni 2026 - 21:42 WIB

Jasa Raharja Jabar Turut Meriahkan Pameran Pasar Rakyat dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

22 Juni 2026 - 22:33 WIB

Rangkul Pecinta Otomotif, Jasa Raharja Tasikmalaya Bersama Wali Kota dan Kapolresta Banjar Gelar Talkshow Keselamatan di Alun-Alun

22 Juni 2026 - 21:43 WIB

Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik, Jasa Raharja Sukabumi Proaktif Kunjungan kepada Ahli Waris Korban Laka Lantas

22 Juni 2026 - 21:30 WIB

Jasa Raharja Jabar Berikan Pelatihan Penanganan Kecelakaan dan Sosialisasi Fitur Lapor Laka JRKu Bersama Senkom Mitra Polri Jawa Barat

20 Juni 2026 - 22:25 WIB

Tingkatkan Golden Hour Penyelamatan Korban Kecelakaan, Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat Kota Banjar Gelar Pelatihan PPGD

20 Juni 2026 - 21:36 WIB

Trending di Berita Daerah