BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengungkapkan, ada investor yang berminat untuk mengembangkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka.
Hanya saja kata Bey Machmudin, investor tersebut ingin BIJB Kertajati dikembangkan menjadi bandara haji dan umrah.
Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiasati rencana supaya investor tersebut jadi masuk, untuk mengembangkan BIJB Kertajati.
Terlebih kata dia, tahun depan BIJB Kertajati akan mendapat penambahan kuota dari 40 ribuan jamaah, menjadi 70 ribuan yang berangkat dari sana. Sebab ada penambahan jamaah dari Jawa Tengah bagian Barat.
“Jadi artinya tahun depan sudah banyak lagi, tapi kan tantangan kami adalah dari hari ini sampai tahun depan itu kami harus bisa bertahan atau menambah penerbangan dari Kertajati,” ujar Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu 24 Juli 2024.
Sementara mengenai kesiapan asrama haji di Indramayu, dia mengatakan akam terus berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Jabar, terutama dalam penyelesaian pembangunan satu tower lagi yang tersisa.
Harapannya, bila asrama haji Indramayu rampung 100 persen, nantinya dapat mandiri menjadi Badan Layanan Umum (BLU).
“Jadi pemeliharaan juga (bisa) lebih baik lagi,” tandasnya.























