Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 13 Mei 2024 16:33 WIB

Tinjau TPS3R Ence Aziz, Bey Machmudin Harap Jadi Katalisator Urai Masalah Sampah Jabar


					Tinjau TPS3R Ence Aziz, Bey Machmudin Harap Jadi Katalisator Urai Masalah Sampah Jabar Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin berharap, Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Ence Aziz, Kota Bandung, dapat menjadi katalisator atau pemicu kota/kabupaten lain dalam mengurai masalah persampahan di Jawa Barat.

Bey Machmudin mengatakan, TPS3R Ence Aziz merupakan satu dari empat titik yang dibangun, dalam pengelolaan dan pemrosesan sampah.

Melalui mesin gibrik, sampah dari masyarakat dipisah antara organik dan anorganik. Secepatnya kata Bey Machmudin, kapasitas enam ton akan ditingkatkan menjadi 10 ton.

“Saat ini enam ton perhari untuk delapan jam. Kami ingin tingkatkan jadi 10 ton. Kalau kecamatan tidak banyak sampah, itu cukup untuk satu kecamatan, dengan syarat sudah dipisahkan dulu di hulu,” ujar Bey Machmudin usai meninjau TPS3R Ence Aziz, Gardujati, Kota Bandung, Senin 13 Mei 2024.

Baca Juga :  Diminta Jadi Role Model Nasional Oleh Menpan RB, Bey Machmudin Bakal Sederhanakan SapaWarga

Selanjutnya kata dia, akan dikembangkan lagi dengan menambahkan mesin pengolahan, menjadikan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau sumber bahan bakar seperti batubara.

“Selain disini, kita juga ada di Jalan Indramayu, Antapani, Babakan Siliwangi dan Batununggal. Itu jadi trigger, nanti kalau sudah berjalan. Mudah-mudahan swasta mau masuk bantu (pembiayaan),” ucapnya.

Baca Juga :  Bey Machmudin Harap Gelaran Pocari Run Dievaluasi, Usai Dikritik Masyarakat Bandung

Sebab kata dia, untuk pembangunan satu TPS3R dibutuhkan biaya setidaknya sekitar Rp3 miliar. Maka dari itu, untuk memenuhi tiap kecamatan, butuh kontribusi banyak pihak dalam mengatasi persoalan sampah.

“Untuk empat itu, penambahan sekitar Rp12 miliar. Jadi provinsi juga menyiapkan di Baksil. Itu dari provinsi. Itu nilainya Rp3,5 miliar. Kita pikirkan bagaimana, apakah keterlibatan swasta apa gimana. Intinya kami ingin sampah tuntas di tahun ini, minimal di Kota Bandung. Jadi percontohan bagi kota/kabupaten lain,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Satu ABK Korban Meninggal Dunia KM Virgo Kembali Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban

15 September 2026 - 22:28 WIB

Sinergi JR-BPJS Kesehatan Dan Rumah Sakit Dalam Memberikan Kepastian Jaminan Korban Laka Lantas Di Karawang

15 September 2026 - 22:03 WIB

Jasa Raharja Sukabumi Hadiri Sosialisasi Safety Riding Bagi Personel Kesatuan Angkatan Darat Di Subdenpom Persiapan Pelabuhan Ratu

15 September 2026 - 09:09 WIB

Korban KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan Kurang dari 24 Jam

14 September 2026 - 22:13 WIB

Pastikan Pelayanan Maksimal, Dirut dan Dirops Jasa Raharja Tinjau Langsung Penanganan Korban KM Virgo Transport 8

14 September 2026 - 12:41 WIB

Disamarkan di Balik Muatan Kelapa, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 796 Ribu Batang Rokok Ilegal di Sumedang

12 September 2026 - 10:29 WIB

Trending di Berita Daerah