Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 3 Agu 2024 10:50 WIB

Kurang Tegasnya Pemerintah, Hingga Edukasi Peran Orang Tua Jadi Sebab Maraknya Anak Cuci Darah


					Kurang Tegasnya Pemerintah, Hingga Edukasi Peran Orang Tua Jadi Sebab Maraknya Anak Cuci Darah Perbesar

BANDUNG –  Fenomena cuci darah pada anak anak yang marak saat ini, mendapatkan perhatian besar dari berbagai pihak tidak terkecuali Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu.

Bagaimana tidak, anak anak yang merupakan generasi penerus bangsa, dan di tengah upaya besar pemerintah untuk mencetak generasi emas di 2045, anak anak justru di hantui jajanan yang tidak sehat, dan mengakibatkan kerusakan ginjal sejak usia dini.

Melihat hal tersebut, Kang Haru pun mendorong pemerintah untuk serius dalam mengatasi permasalahan ini, dan pemerintah segera mengambil langkah cepat agar anak anak yang merupakan masa depan Bangsa Indonesia ini bisa terselamatkan.

Baca Juga :  Cerita Warga Bandung Dulu dan Sekarang: Butuh Harapan Baru, Euy!

“Saya kira harus ada langkah langkah serius kan sebelumnya dari obat batuk yang sempat ramai, sekarang dari jajanan anak anak saya kira ini sangat urgent bagi pemerintah kota kabupaten, pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat, untuk mengambil langkah cepat supaya ini tidak berlanjut dan di usut tuntas oleh penegak hukum kita, jangan sampai ada oknum oknum yang main main dengan produk yang di jual ke publik apalagi untuk anak anak kita,”katanya. Sabtu (3/8/2024).

“Mereka ini (anak-anak) nyawa kita, mereka ini (anak-anak) yang akan meneruskan masa depan bangsa kita, jadi harus serius, tuntas dan jangan sampai kejadian seperti ini bisa terulang bagi anak anak kita,”tegasnya.

Baca Juga :  Demam Euro, Ini Jagoan Kang Haru Di Piala Eropa

Bakal Calon Gubernur Jawa Barat itu pun meminta pemerintah untuk tidak takut, dan berani menindak tegas jika menemukan adanya unsur kesengajaan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab, yang mencampurkan zat zat berbahaya dalam makanan atau jajanan anak.

“Menurut saya ya perlu ada penegakan hukum yang sangat serius jika memang terbukti ada oknum yang mengganti campuran makanan atau jajanan menjadi berbahaya apalagi anak anak, jangan sampai pemerintah tidak tegas untuk ini,”jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

9 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Gerak Cepat Jasa Raharja dalam Penanganan Santunan Kecelakaan Lalu Lintas di Purwasari, Karawang

9 Oktober 2026 - 07:26 WIB

PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Bersama Tim Pembina Samsat Laksanakan Operasi Khusus ke Kopja Sonya Wahana Cakti Kabupaten Ciamis

9 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Pt Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Laksanakan Rekonsiliasi Dan Verifikasi Invoice Dengan Buku Tarif Bersama Rumah Sakit Di Kabupaten Garut

9 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Jasa Raharja Purwakarta Bersama Satlantas Polres Subang Gelar Safety Campaign dan Aksi Simpatik

9 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Jasa Raharja Sukabumi Bersama Satlantas Polres Sukabumi Kota Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas di Kalangan Pelajar

9 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Trending di Berita Daerah