Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Berita Daerah · 13 Sep 2024 21:19 WIB

Guru Ngaji, Salahsatu Pilar Untuk Meningkatkan SDM Unggul


					Guru Ngaji, Salahsatu Pilar Untuk Meningkatkan SDM Unggul Perbesar

BANDUNG – Peran guru ngaji dalam mendidik generasi bangsa menjadi penting untuk menyongsong era baru, dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang beragama.

Kendati demikian, kesejahteraan para tenaga pendidik ini sering terabaikan. Padahal selama ini mereka mempunyai tugas dan tanggung jawab yang penting dalam proses pendidikan moral.

Anggota DPRD Jabar, Siti Muntamah Oded, mengatakan, bila pemerintah kota
memberikan perhatian secara regulasi, dalam bentuk anggaran itu sangat wajar.

“Pada periode almarhum Mang Oded memperjuangkan hibah dari Kemenag untuk guru ngaji dari angka Rp 6 miliar menjadi Rp 13 miliar, kemudian naik menjadi Rp 65 miliar,” ujar Ummi, panggilan akrabnya saat ditemui di Jalan Soekarno-Hatta, Jumat (13/9/2024).

Baca Juga :  Dipastikan Jalanan Membiru, Bobotoh Diimbau Untuk Tertib

Dengan begitu, kata Ummi, harapannya Kota Bandung jadi kota yang beradab.

“Mulai dari pendidikan secara formal dan non formal. Karena jumlah mereka (guru ngaji) banyak sekali dan mereka itu luar biasa, satu orang itu harus mengajar 80 anak,” ujarnya.

Dia menuturkan, jumlah pengajar tak seimbang dengan anak-anak di Kota Bandung.

“Jumlah anak-anak dua setengah juta dan guru ngaji cuma 4000. Untuk itu perhatian kepada mereka itu menjadi sebuah kewajiban dan tentu saja PKS bertanggung jawab dalam hal ini.”

Baca Juga :  Cerita Warga Bandung Dulu dan Sekarang: Butuh Harapan Baru, Euy!

Hematnya, peran guru ngaji sangat vital membangun karakter dan membantu anak-anak di tengah keterbukaan informasi yang menggerus mental.

“Bukan hanya menjaga, tapi pemerintah harus memfasilitasi mereka, karena kapasitas upgrading yang diperlukan untuk guru-guru ngaji pun harus selaras dengan kebutuhan anak-anak saat ini.”

“Insyaallah kemenangan Haru dan Dhani, kita pastikan guru ngaji mendapatkan perhatian lebih,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

9 Oktober 2026 - 11:30 WIB

PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Berikan Pengobatan Gratis dan Souvenir bagi Wajib Pajak pada Operasi Gabungan di Bunderan Tarogong

8 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Tim Pembina Samsat Garut Gelar Operasi Gabungan di Bunderan Tarogong, Hasilkan Penerimaan Rp38,99 Juta

8 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Jasa Raharja dan P3D Wilayah Kabupaten Garut Sambut Wakil Ketua DPRD Jabar, Bahas Optimalisasi PKB dan SWDKLLJ

8 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Jasa Raharja Purwakarta Bersama Polres Gelar Program Pengajar Peduli Keselamatan dan Safety Campaign di SMK

8 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Heboh Dugaan Percakapan Bernuansa Seksual, Seret Ketua DPC Gerindra Kota Bandung, Kader Minta DPD Turun Tangan

7 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Trending di Berita Daerah