BANDUNG – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat meminta masyarakat, untuk mewaspadai penyakit cacar air dan gondongan, yang kini tengah marak terjadi.
Kepala Dinas Kesehatan Jabar Vini Adiani Dewi menuturkan, dua penyakit tersebut sejatinya tidak berbahaya yang dapat menyebabkan kematian.
Hanya saja, hadirnya penyakit ini tentunya akan menyulitkan masyarakat, sehingga harus diwaspadai.
“Kalau banyak yang sakit, tetap saja riweuh. Ekonomi juga khawatir. Berobat perlu biaya dan sebagainya,” ujar Vini di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 12 November 2024.
Maka dari itu dia mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati, karena cacar air maupun gondongan merupakan penyakit menular.
Dia juga mengimbau, bila muncul gejala agar melakukan isolasi supaya tidak menularkan kepada pihak lain.
“Itu penyebabnya virus. Penyakitnya sembuh sendiri dengan daya tahan tubuh yang baik. Jadi kepada masyarakat kalau ada anggota keluarga mengalami gondongeun atau cacar air, dipisah dengan anggota keluarga lain. Minimal 7 hari sejak gejala timbul, karena setelah 7 hari itu sudah tidak menularkan. Seminggu istirahat dulu baru beraktivitas,” pintanya.
Contohnya seperti beberapa waktu lalu lanjut Vini, ada 25 orang siswa sekolah tertular penyakit gondongan karena ada salah satu murid yang tetap masuk, walaupun kondisi sedang sakit.
“(Penularan) akan cepat, kalau tidak diantisipasi. Salah satunya adalah sekolah melakukan jarak jauh dengan zoom. Sekolah dapat antisipasi dengan anak yang sakit jangan sekolah,” imbaunya.



























