Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 12 Nov 2024 15:45 WIB

Dinkes Jabar Ingatkan Masyarakat Jaga Lingkungan, Antisipasi DBD, ISPA dan Diare 


					Dinkes Jabar Ingatkan Masyarakat Jaga Lingkungan, Antisipasi DBD, ISPA dan Diare  Perbesar

BANDUNG – Penyakit demam berdarah dengue (DBD), infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan diare berpotensi terjadi di musim hujan.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Vini Adiani Dewi mengingatkan masyarakat soal pentingnya memastikan kebersihan lingkungan sekitar.

Belum lagi dampak lain yang dapat ditimbulkan lanjut Vini, adalah banjir karena saluran air yang terganggu selama musim hujan.

“DBD sekarang punten tidak meningkat, tapi kita harus siap. Kita waspada ISPA, karena kelembaban. Hati-hati diare, karena biasanya banjir. Jangan buang sampah sembarangan,” kata Vini di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 12 November 2024.

Baca Juga :  Kasus Campak Melonjak, Dinkes Jabar Akselerasi ORI

Guna mengefektifkan hal ini kata dia, Dinkes Jabar akan menyurati pemerintah kota/kabupaten, untuk mendorong adanya gerakan dalam menciptakan kebersihan lingkungan.

Dimana harapannya, selama puncak musim hujan dari November 2024 hingga Maret 2025 mendatang, masyarakat Jawa Barat tidak terkena dampak.

Baca Juga :  DBD Tembus 21 Ribu Kasus, Pemprov Jabar Siapkan Langkah Ini

“In Syaa Allah minggu ini kembali mengingatkan, Jumat bebersih karena signifikan dengan kebersihan lingkungan dan pencegahan DBD,” ucapnya.

Terkait kesiapan Dinkes Jabar dalam membantu korban terdampak di daerah, dia menegaskan pihaknya selalu siap membantu, bila diperlukan oleh daerah.

“Tergantung permintaan Dinas Kesehatan kota/kabupaten setempat. Jadi kalau merasa sudah bisa ditangani, ya kami tidak memberi bantuan. Kalau mereka butuh bantuan, kami dari Pemprov mengusahakan,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gelar Audiensi, Jasa Raharja dan Kementerian PANRB Perkuat Koordinasi Tingkatkan Kepatuhan PKB dan SWDKLLJ

1 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Jasa Raharja Jawa Barat Perkuat Keselamatan melalui Sosialisasi, Ramp Check, dan Pengobatan Gratis di Ruas Toll Padaleunyi – Cipularang

31 Juli 2026 - 10:28 WIB

Apresiasi Untuk Operator Kendaraan Umum, Jasa Raharja Karawang Berikan Pengobatan Gratis Bagi Pengemudi Di Po Agramas

31 Juli 2026 - 10:10 WIB

Dirut Perumdam TDA Indramayu Diperiksa Kejaksaan Selama 7 Jam Terkait Mark Up Belanja Rutin Rp39 Milyar

30 Juli 2026 - 20:39 WIB

Viral di TikTok, Seleksi Terbuka Jabatan Administrator di Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor Jadi Sorotan

30 Juli 2026 - 15:04 WIB

Berkontribusi terhadap Keselamatan dan Mobilitas Masyarakat, Jasa Raharja Raih Penghargaan di Ajang Transportasi Indonesia Awards 2026

30 Juli 2026 - 08:59 WIB

Trending di Berita Daerah