Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 12 Nov 2024 15:45 WIB

Dinkes Jabar Ingatkan Masyarakat Jaga Lingkungan, Antisipasi DBD, ISPA dan Diare 


					Dinkes Jabar Ingatkan Masyarakat Jaga Lingkungan, Antisipasi DBD, ISPA dan Diare  Perbesar

BANDUNG – Penyakit demam berdarah dengue (DBD), infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan diare berpotensi terjadi di musim hujan.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Vini Adiani Dewi mengingatkan masyarakat soal pentingnya memastikan kebersihan lingkungan sekitar.

Belum lagi dampak lain yang dapat ditimbulkan lanjut Vini, adalah banjir karena saluran air yang terganggu selama musim hujan.

“DBD sekarang punten tidak meningkat, tapi kita harus siap. Kita waspada ISPA, karena kelembaban. Hati-hati diare, karena biasanya banjir. Jangan buang sampah sembarangan,” kata Vini di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 12 November 2024.

Baca Juga :  Pemprov Gelar Germas Lawan DBD Pekan Ini

Guna mengefektifkan hal ini kata dia, Dinkes Jabar akan menyurati pemerintah kota/kabupaten, untuk mendorong adanya gerakan dalam menciptakan kebersihan lingkungan.

Dimana harapannya, selama puncak musim hujan dari November 2024 hingga Maret 2025 mendatang, masyarakat Jawa Barat tidak terkena dampak.

Baca Juga :  Sekda Herman Pastikan Tindaklanjuti Temuan BPK Terkait Proyek RSJ Jabar

“In Syaa Allah minggu ini kembali mengingatkan, Jumat bebersih karena signifikan dengan kebersihan lingkungan dan pencegahan DBD,” ucapnya.

Terkait kesiapan Dinkes Jabar dalam membantu korban terdampak di daerah, dia menegaskan pihaknya selalu siap membantu, bila diperlukan oleh daerah.

“Tergantung permintaan Dinas Kesehatan kota/kabupaten setempat. Jadi kalau merasa sudah bisa ditangani, ya kami tidak memberi bantuan. Kalau mereka butuh bantuan, kami dari Pemprov mengusahakan,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kurang dari 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Truk Molen di Bekasi

2 November 2026 - 22:55 WIB

Pastikan Pelayanan Optimal, Direksi Jasa Raharja Jenguk Korban Kecelakaan Truk Molen di RS Juwita Bekasi

2 November 2026 - 22:52 WIB

Respons Cepat Kecelakaan di Bekasi, Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Terjamin Santunan

1 November 2026 - 22:30 WIB

Puncak Hari Santri 2026, Dirjen Pesantren: Munajat Santri Wujud Bakti dan Kepedulian untuk Negeri

1 November 2026 - 21:41 WIB

Aksi Simpatik dan Pemasangan Spanduk di Titik Rawan Laka Guna Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Karawang

31 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Lindungi Masyarakat Usia Produktif di Sumatera Barat, Jasa Raharja Perkuat Gerakan Keselamatan Berlalu Lintas

31 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Trending di Berita Daerah