Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Berita Daerah · 22 Okt 2025 15:56 WIB

Puluhan Petani HPPMI Kabupaten Bogor Gruduk Gedung Sate, Tuntut Pemerintah Turun Tangan Adanya Penyerobotan Lahan Garapan Petani


					Puluhan Petani HPPMI Kabupaten Bogor Gruduk Gedung Sate, Tuntut Pemerintah Turun Tangan Adanya Penyerobotan Lahan Garapan Petani Perbesar

BANDUNG – Puluhan petani yang tergabung dalam Himpunan Peternak dan Petani Milenial Indonesia atau HPPMI Kabupaten Bogor. Mendatangi Gedung Sate untuk menyuarakan aspirasi dan keluh kesah mereka yang menganggap terjadi tindak pidana berupa penyerobotan lahan pertanian. Rabu (22/10/2025).

Para petani berunjuk rasa di halaman depan Kantor Pemerintahan Gubernur Jawa Barat, dengan membawa spanduk-spanduk tuntutan yang berisikan seperti ‘Tanah milik rakyat bukan milik PT’, ‘Kembalikan Tanah Kami’, dan ‘Asli adalah Palsu yang Disepakati’.

Baca Juga :  Pertemuan dengan PT BSS Deadlock, HPPMI Kabupaten Bogor Meminta Dukungan Pemerintah kepada Petani

Unjuk rasa mereka pun tak terlalu lama lantaran ada perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jabar, melalui Biro Hukum dan Ekonomi yang bersedia mendengarkan keluh kesah mereka dengan delapan orang perwakilan diajak masuk ke Gedung Sate.

Audiensi pun berjalan aman dan lancar, dengan beberapa petani menyampaikan keluh kesah yang mereka rasakan dengan harapan Pemerintah Provinsi Jabar dapat memberikan solusinya.

“Alhamdulillah aksi yang kami lakukan berjalan kondusif. Tadi, kami langsung mendapat respon dari Biro Hukum Pemprov Jabar. Delapan orang masuk untuk beraudiensi. Alhamdulillah semua aspirasi kami utamanya masyarakat petani Kecamatan Cijeruk, Bogor, sudah diterima,”ujar Ketua HPPMI Kabupaten Bogor, Yusuf Bachtiar.

Baca Juga :  Setelah Di Kroscek Diduga Ada Alamat Fiktif Di SPH Desa Cipelang, Kuasa Hukum : Minta BPN Jabar Lakukan Verifikasi SPH Terlebih dahulu

Yusuf menjelaskan, ada beberapa tuntutan yang mereka suarakan, salah satunya masyarakat ingin ada kepastian hukum dan ketentuan hukum dalam perkara ini sehingga dapat dengan tenang untuk kembali menggarap lahan pertanian.

“Ya semoga, pemerintah provinsi Jabar khususnya, berdiri di semua pihak dan kepentingan. Jangan hanya berdiri di investasi atau lainnya,”ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

9 Oktober 2026 - 11:30 WIB

PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Berikan Pengobatan Gratis dan Souvenir bagi Wajib Pajak pada Operasi Gabungan di Bunderan Tarogong

8 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Tim Pembina Samsat Garut Gelar Operasi Gabungan di Bunderan Tarogong, Hasilkan Penerimaan Rp38,99 Juta

8 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Jasa Raharja dan P3D Wilayah Kabupaten Garut Sambut Wakil Ketua DPRD Jabar, Bahas Optimalisasi PKB dan SWDKLLJ

8 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Jasa Raharja Purwakarta Bersama Polres Gelar Program Pengajar Peduli Keselamatan dan Safety Campaign di SMK

8 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Heboh Dugaan Percakapan Bernuansa Seksual, Seret Ketua DPC Gerindra Kota Bandung, Kader Minta DPD Turun Tangan

7 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Trending di Berita Daerah