Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Pendidikan · 17 Mar 2026 10:18 WIB

UPI Tambah Panel Surya bagi Warga Prasejahtera melalui Program LIMAR


					UPI Tambah Panel Surya bagi Warga Prasejahtera melalui Program LIMAR Perbesar

BANDUNG –  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperkuat komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program UPI Berdampak LIMAR (Listrik Mandiri Rakyat) dengan menambah dua unit panel listrik tenaga surya bagi warga prasejahtera di DesaMekarsari, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat. Penambahan ini dilakukan bersamaan dengan kegiatanmonitoring dan evaluasi pemanfaatan panel surya yang telahdigunakan warga selama enam bulan terakhir.

Rektor UPI, Prof.  Didi Sukyadi, Bersama Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA., meninjau langsung kondisipanel surya yang telah dipergunakan warga selama enambulan kebelakang sekaligus berdialog dengan warga penerimamanfaat untuk mengetahui dampak program tersebut terhadapkehidupan sehari-hari.

Program LIMAR merupakan inisiatif pengabdian kepadamasyarakat yang bertujuan meningkatkan akses energi bagikeluarga prasejahtera yang belum memiliki penerangan listrikmemadai. Melalui pemasangan panel listrik tenaga surya, warga kini dapat memanfaatkan sumber energi ramahlingkungan untuk kebutuhan penerangan rumah tangga.

“Panel surya ini harus dirawat agar dapat digunakan dalamjangka panjang. Mudah-mudahan dengan adanya peneranganini warga bisa beraktivitas pada malam hari sehingga menjadilebih produktif,” ujar Prof. Didi saat berdialog dengan warga .

Baca Juga :  UPI Gelar Open Visit 2026, Ribuan Siswa-Siswi Berkumpul di Gymnasium

Selain meninjau pemanfaatan panel surya yang telahdigunakan selama enam bulan terakhir, Rektor UPI juga menyaksikan langsung pemasangan dua panel surya baru di rumah warga yang sebelumnya belum memiliki akses listrik.

Rektor UPI juga meninjau kondisitempat tinggal warga penerima bantuan. Berdasarkanpengamatan di lapangan, sebagian rumah warga dinilai beradadalam kondisi yang memerlukan perhatian lebih. UPI pun berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyiapkandukungan renovasi rumah bagi warga yang membutuhkan.

“Setelah melihat kondisi di lapangan, kami menilai ada rumahwarga yang tidak layak huni. UPI telah berkoordinasi denganberbagai pihak untuk menyiapkan anggaran renovasi agar warga dapat tinggal di rumah yang lebih layak,” tambah Prof. Didi.

Selain bantuan energi dan rencana renovasi rumah, UPI juga akan membantu penyediaan pengeras suara masjid bagi wargasetempat setelah diketahui bahwa suara azan belum terdengardengan jelas di sebagian wilayah tersebut.

Salah seorang penerima manfaat program panel surya, Fatima, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut memberikanperubahan besar bagi keluarganya. Selama lebih dari 15 tahuntinggal di Desa Mekarsari, keluarganya hidup tanpa akseslistrik dan hanya mengandalkan lampu damar atau lilin untukpenerangan.

Baca Juga :  UPI Hadirkan Program LIMAR untuk Bantu Penerangan Masyarakat Pra-sejahtera

“Alhamdulillah sekarang ada penerangan. Anak-anak bisabelajar pada malam hari,” ujarnya.

Program LIMAR tidak hanya menghadirkan solusi energibagi masyarakat desa, tetapi juga berkontribusi terhadappencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan seperti aksesenergi bersih berbasis tenaga surya, meningkatkan kualitashidup keluarga prasejahtera, pengembangan teknologi energiberkelanjutan di wilayah pedesaan, serta Pendidikan yang berkualitas karena penerangan listrik memungkinkan anak-anak belajar pada malam hari.

Selain monitoring, evaluasi, dan pemasangan alat baru panel surya, Rektor UPI juga meyerahkan bingkisan lebaran kepadawarga penerima bantuan LIMAR.

Melalui kegiatan monitoring ini, UPI menegaskankomitmennya untuk terus mengembangkan program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampaknyata bagi warga di daerah yang masih memiliki keterbatasanakses terhadap infrastruktur dasar.

Program LIMAR diharapkan dapat menjadi model kolaborasiantara perguruan tinggi, masyarakat, dan berbagai pemangkukepentingan dalam menghadirkan solusi teknologi yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi peningkatan tarafhidup masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Rektor UPI: Karakter Dosen yang Baik Berdampak pada Mahasiswa

22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Rektor UPI: Alumni Harus Berintegritas, Dipercaya, dan Mampu Menyelesaikan Masalah

21 Juli 2026 - 13:11 WIB

Prodi Ilkom FISIP Unpas Gelar Pelatihan Literasi Digital untuk Cegah Cyber Bullying di Madrasah Karya Madani

20 Juli 2026 - 15:23 WIB

RS Maranatha Perkuat Peran sebagai Rumah Sakit Pendidikan melalui PPDS Obstetri dan Ginekologi

18 Juli 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Perkuat Pendidikan Kalimantan Tengah: Hibahkan 20 Hektare Lahan untuk Sekolah Garuda dan Luncurkan Program Strategis Pendidikan 2026

18 Juni 2026 - 19:58 WIB

Manfaatkan AI Tanpa Gantikan Tutor, Edupoint.id Personalisasi Les Privat dan Bimbel untuk 70.000+ Pelajar di 60+ Kota di Seluruh Indonesia

13 Juni 2026 - 20:05 WIB

Trending di Headline