Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 12 Jan 2023 14:31 WIB

Jalan Lingkar Utara Jatigede Tersambung ke Ruas Jalan Sumedang-Wado


					Jalan Lingkar Utara Jatigede Tersambung ke Ruas Jalan Sumedang-Wado Perbesar

SUMEDANG — Tahun 2023 ini, Jalan Lingkar Utara Bendungan Jatigede tersambung dengan Jalan Sumedang-Wado di Pasirringkik.

Pemerintah pusat sudah menganggarkan Rp. 56,4 miliar untuk pembangunan jalan lingkar Utara Jatigede mulai dari Blok Karamat-Gunung Julang sampai dengan Jalan Sumedang-Wado.

“Sebuah perjuangan yang panjang. Akhir Tahun 2018, saat Sekjen Kementerian PUPR saat itu Ibu Anita Firmanti ke Bendungan Jatigede untuk penanaman pohon, kami langsung mengajukan pembangunan Jalan Lingkar Utara,” ujar Bupati Sumedang dalam keterangannya, Kamis (12/1).

Bupati mengatakan, meskipun Bendungan Jatigede lokasinya berada di Sumedang, tetapi manfaat yang paling besar untuk luar Sumedang.

Baca Juga :  Bio Farma Komitmen Jaga Ketahanan Kesehatan Nasional

“Untuk pembangunan tersebut, warga Sumedang harus berkorban pangabetahnya, pindah kehilangan pekerjaan, sawah dan lainnya,” katanya.

Oleh karena itu, Sumedang juga harus mendapatkan manfaat dan sejahtera dari proyek strategis nasional.

“Gayung bersambut, Tahun 2019, Pemkab Sumedang menyiapkan proposal dan pembangunan dimulai Tahun 2020 dengan alokasi anggaran Rp. 38 miliar oleh Kementrian PUPR. Namun karena Pandemi Covid-19, alokasinya terpangkas untuk penanganan Covid menjadi Rp 27 miliar,” tuturnya.

Baca Juga :  Bupati: Hadirnya Menkes di Sumedang, Motivasi untuk Jadi yang Terbaik

Ia menambahkan, pembangunan fisik jalan dengan titik 0 Kilometer di Kampung Eretan, Desa Kadujaya, Kecamatan Jatigede menuju Blok Ramping Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu sepanjang 3,8 Kilometer dimulai Mei 2020.

“Alhamdulillah saat pandemi Covid waktu itu masih bisa membangun infrastruktur,” ungkapnya.

Dikatakan bupati, pembangunan dilanjutkan lagi Tahun 2021 dari Blok Warung Ramping, Desa Pajagan sampai ke Blok Karamat, Desa Cigintung, Kecamatan Cisitu sepanjang 2,4 Kilometer dengan anggaran Rp 17 miliar lebih.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Utama Jawa Barat Salurkan Santunan Rp179,62 Miliar pada Semester I 2026

24 Juli 2026 - 08:10 WIB

Jasa Raharja Karawang Gelar Pelatihan PPGD di Kecamatan Telagasari untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Penanganan Korban Kecelakaan

22 Juli 2026 - 08:44 WIB

Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Pajak Kendaraan Bermotor dan Keselamatan Lalu Lintas di Desa Santing Kecamatan Losarang

22 Juli 2026 - 08:34 WIB

Hari Kedua Operasi Gabungan, Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Kota Tasikmalaya Intensifkan Kepatuhan Pajak Kendaraan di Bundaran Linggajaya

22 Juli 2026 - 08:07 WIB

Optimalisasi Pendapatan PKB dan SWDKLLJ, PJ Samsat Kota Banjar Laksanakan GASPOLL di Kelurahan Neglasari dan Balokang

22 Juli 2026 - 08:03 WIB

Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Gelar MUKL dengan Layanan Kesehatan Gratis bagi Kru PO Doa Ibu

22 Juli 2026 - 08:00 WIB

Trending di Berita Daerah