Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Headline · 4 Mar 2023 17:24 WIB

Sumedang Siap Kerja Sama dalam Ketenagakerjaan, Pariwisata dan Perdagangan dengan Tokyo


					Sumedang Siap Kerja Sama dalam Ketenagakerjaan,  Pariwisata dan Perdagangan dengan Tokyo Perbesar

TOKYO (Pajajaran Ekspres)– Selain bekerja sama dalam bidang ketenagakerjaan, Kabupaten Sumedang juga membuka peluang kerja sama dalam bidang pariwisata dan perdagangan dengan Pemerintah Tokyo, Jepang.

Hal itu disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat melaksanakan kunjungan kerja ke Tokyo bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Walikota Bogor Bima Arya, Jumat (3/3).

“Hal ini kami lakukan sebagai usaha agar bidang pariwisata bisa bangkit setelah pandemi Covid-19,” ucap Bupati.

Tidak hanya itu, Bupati menegaskan bahwa kerja sama di bidang perdagangan, khususnya UMKM akan terus ditingkatkan dan diimbangi dengan produk-produk yang baik.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Sebut Rakernas KNPI Mesti Lahirkan Gagasan Besar

“UMKM tetap akan menjadi perhatian kami. Ini juga akan dikerjasamakan, karena UMKM harus meningkat dan harus diimbangi oleh kualitas produk masing-masing, baik itu dari Indonesia ataupun Jepang,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga mendapatkan kesimpulan bahwa Pemerintah Daerah harus memperhatikan prospek ekonomi dan risiko yang dihadapi.

“Kita juga harus lakukan normalisasi kebijakan dan mempertimbangkan dampak jangka panjang pandemi, serta memperkuat stabilitas sektor keuangan untuk mendorong pemulihan ekonomi yang inklusif dan bekelanjutan,” katanya.

Baca Juga :  Jelang Idulfitri, Stok Bahan Pokok di Kota Bandung Aman

Sementara itu, Gubernur Tokyo Koike Yuriko mengingatkan mengenai empat pilar IPEF (Indo Pacific Economy Framework) yakni _trade_ , _supply chain_ , dan _clean economy_ yang harus dipenuhi dalam kerja sama perdagangan.

“Diharapkan empat pilar ini menjadi kerangka yang kuat untuk menyeimbangkan antara _supply chain_ dan investasi agar lebih adil dan memberikan keuntungan bagi negara-negara anggotanya yang merupakan kerangka kerja sama yang sangat penting bagi Indonesia,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Karawang Melaksanakan Pendataan Kendaraan Bersama Mitra Terkait

3 April 2026 - 08:55 WIB

DPRD Jabar Soroti Kinerja Pemprov dari LKPJ 2025

2 April 2026 - 20:30 WIB

Kasus Campak Melonjak, Dinkes Jabar Akselerasi ORI

2 April 2026 - 19:27 WIB

Pemprov Jabar Imbau Perusahaan Lakukan WFH Sekali dalam Satu Pekan

2 April 2026 - 19:19 WIB

Idrus Marham Pastikan, Musda XI Golkar Jabar Jadi Momentum Perkuat Komitmen untuk Rakyat

2 April 2026 - 19:04 WIB

Jasa Raharja Perkuat Program SIGAP Prioritas dan SIGAP Instansi untuk Tingkatkan Pendapatan SWDKLLJ dan Optimalisasi Perlindungan Korban Laka Lantas

2 April 2026 - 09:09 WIB

Trending di Headline