Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Headline · 29 Mar 2023 07:43 WIB

Goodle Doodle Hari ini Raden Ayu Lasminingrat, Siapakah Beliau?


					Goodle Doodle Hari ini Raden Ayu Lasminingrat, Siapakah Beliau? Perbesar

BANDUNG (Pajajaran Ekspres) — Ilustrasi Google Doodle hari ini, Rabu, 29 Maret 2023 menampilkan sosok Raden Ayu Lasminingrat. Nuansa cokelat mendominasi warna ilustrasi potret gambar diri Lasminingrat untuk Google Doodle-nya. Pemilihan sosok wanita Indonesia asal Sunda  ini bertepatan dengan ulang tahun Lasminingrat yang ke-169.

Raden Ayu Lasminingrat lahir pada 1843. Ia adalah putri dari pasangan Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Perempuan yang akrab disapa Lasmininingrat dikenal sebagai sosok intelektual dan sastrawan pendidikan dari tanah Sunda. Ayahnya adalah seorang ulama, penghulu limbangan, dan sastrawan Sunda yang terkenal di daerah Limbangan Garut.

Baca Juga :  Mahasiswa dan Dosen UPI Sumbang 14 Medali di SEA Games Thailand 2025

Profil Radem Ayu Lasminingrat
Lahir dari keluarga bangsawan menjadikan kelebihan bagi Lasminingrat untuk mendapatkan akses pendidikan memadai kala itu. Lasminingrat memeroleh pendidikan dasar di Kontroleur Levisian, sebuah sekolah untuk orang Belanda. Ketika menginjak usia 17 tahun, Lasminingrat bersekolah di sekolah eropa bernama Bizondere Europeesche School, Sumedang.

Lasminingrat pun dikenal aktif dalam perjuangan pendidikan bagi masyarakat pribumi, khususnya perempuan.

Lasminingrat menghasilkan karya-karya tulisan, antara lain Carita Erman yang merupakan terjemahan dari Christoph von Schmid serta Warnasari atawa roepa-roepa dongeng. Kedua karyanya ini menjadi buku pelajaran di berbagai sekolah di Indonesia dan tersebar hingga daerah luar jawa yang diterjemahkan dalam Bahasa Melayu.

Baca Juga :  Giat Pengobatan Gratis dan MUKL di Rest Area Tol Cipali KM 102 Kabupaten Subang dalam rangka Kegiatan PAM Lebaran 2023

Lasminingrat juga berhasil menyadurkan banyak cerita karya Grimm yang populerr di Eropa. Hal ini dilakukannya supaya penduduk pribumi, terutama perempuan dapat membaca karya-karya penulis Eropa tersebut.

Pada 1879,  Lasminingrat mendidik anak-anak melalui buku bacaan berbahasa Sunda, pendidikan moral, agama, dan ilmu alam. Pada 1911 bersama Dewi Sartika, Lasminingrat mendirikan sekolah perempuan bernama Sekolah Kautamaan Puteri.

Karena kontribusinya yang besar terhadap pendidikan di Tanah Air dan menjadi tokoh intelektual perempuan pribumi, Lasminingrat dijuluki sebagai tokoh perempuan ‘Sang Pemula’ .

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dirut Perumdam TDA Indramayu Diperiksa Kejaksaan Selama 7 Jam Terkait Mark Up Belanja Rutin Rp39 Milyar

30 Juli 2026 - 20:39 WIB

Viral di TikTok, Seleksi Terbuka Jabatan Administrator di Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor Jadi Sorotan

30 Juli 2026 - 15:04 WIB

Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Akhiri Lawan Arus, Wujudkan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas

29 Juli 2026 - 18:39 WIB

Jasa Raharja Bersama Lima Pilar Keselamatan Laksanakan Survei Lapangan pada Titik Prioritas di Kabupaten Subang

29 Juli 2026 - 07:09 WIB

Film Pendek “Jante Arkidam” Tampil pada Exhibition Arts Festival #12 Kolaborasi ISBI Bandung dan Yayasan Pakalangan Hadirkan Ekranisasi Puisi Ajip Rosidi dalam Medium Sinema

28 Juli 2026 - 22:12 WIB

Jasa Raharja Laksanakan Survey Pasca Bayar Tagihan Rumah Sakit sebagai Wujud Pelayanan Prima kepada Korban Kecelakaan

28 Juli 2026 - 18:32 WIB

Trending di Berita Daerah