Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 21 Mei 2024 15:23 WIB

Anggaran Rp3,1 Miliar Disiapkan Pemprov Jabar untuk OPADI HKBN Idul Adha


					Anggaran Rp3,1 Miliar Disiapkan Pemprov Jabar untuk OPADI HKBN Idul Adha Perbesar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menyiapkan sekitar Rp3,1 miliar, untuk Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Idul Adha 2024.

Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih mengatakan, rencananya OPADI Pemprov akan tersebar di 13 kota/kabupaten, meliputi Priangan, Cirebon Raya dan Depok.

Dimana prinsipnya lanjut Noneng, OPADI dilakukan di daerah yang mengalami inflasi paling tinggi jelang HKBN Idul Adha 2024.

“Tetap OPADI akan kita keluarkan, tapi tidak sebesar Idul Fitri kemarin dan tidak semua kabupaten/kota,” ujar Noneng di Gedunh Sate, Kota Bandung, Selasa 21 Mei 2024.

Baca Juga :  Akselerasi SIINas, Upaya Pemprov Dongkrak Industri di Jabar

Sementara mengenai ketersediaan bahan pokok jelang HKBN Idul Adha, Noneng menerangkan sejauh ini masih aman. Baik beras, gula, cabai maupun daging ayam diakuinya masih terbilang aman.

Mengenai adanya kenaikan harga, Noneng menerangkan ada beberapa faktor penyebab. Salah satunya alur pendistribusian, yang turut memengaruhi kenaikan harga.

“Sampai saat ini Alhamdulillah, hampir semua terkendali. Sekarang kita siap-siap jelang Idul Adha. Biasanya HKBN biasanya ada yang meningkat,” ucapnya.

Baca Juga :  Ini Kata Disperindag Jabar, Sikapi Adanya Temuan Gas 3 KG Tidak Sesuai Takaran

Sedangkan beras, yang beberapa waktu lalu sempat mengalami kenaikan dan kelangkaan. Saat ini kata Noneng sudah aman, selain adanya stok dari impor di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog), juga karena belum lama ini turut ada panen raya. Sehingga dipastikan beras aman sampai HKBN Idul Adha 2024 berakhir.

“Stok sangat aman, disampaikan Bulog. Sampai saat ini alhamdulillah. Panen juga sudah. Harga di Rp15 ribu untuk premium dan medium Rp13 ribu. Jadi sangat terkendali,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Dukung Penguatan Kolaborasi Lintas Instansi Melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas Di Polres Karawang

23 Juli 2026 - 07:53 WIB

Jasa Raharja Karawang Gelar Pelatihan PPGD di Kecamatan Telagasari untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Penanganan Korban Kecelakaan

22 Juli 2026 - 08:44 WIB

Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Pajak Kendaraan Bermotor dan Keselamatan Lalu Lintas di Desa Santing Kecamatan Losarang

22 Juli 2026 - 08:34 WIB

Pertumbuhan Kinerja Perkuat Layanan Jasa Raharja bagi Masyarakat

21 Juli 2026 - 08:05 WIB

Operasi Gabungan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bogor di Simpang Sentul, Jasa Raharja Dorong Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

21 Juli 2026 - 08:02 WIB

Jasa Raharja Dorong Aksi Nyata Keselamatan Melalui Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan Kabupaten Subang

21 Juli 2026 - 07:59 WIB

Trending di Berita Daerah