Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 21 Mei 2024 14:16 WIB

Pemprov Jabar Targetkan Tahun Ini Gunakan Produk Dalam Negeri Minimal 95 Persen


					Pemprov Jabar Targetkan Tahun Ini Gunakan Produk Dalam Negeri Minimal 95 Persen Perbesar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menargetkan, tahun ini akan menggunakan produk dalam negeri minimal 95 persen.

Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di organisasi perangkat daerah (OPD) serta instansi terkait lainnya, setidaknya minimal harus menyerap 95 persen tahun ini.

Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih mengatakan, angka penggunaan produk dalam negeri di Provinsi Jawa Barat sejauh ini terbilang cukup tinggi dibandingkan daerah lainnya, dimana pada tahun lalu mencapai 80 persen.

Baca Juga :  Ini Kata Disperindag Jabar, Sikapi Adanya Temuan Gas 3 KG Tidak Sesuai Takaran

“Kalau kita kemarin sudah tertinggi di Indonesia, kita di atas 80 persen, tapi targetnya sekarang 95 persen jadi harus mengejar target lagi,” ujar Noneng, usai Kegiatan Kick Off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Jawa Barat di Aula Barat dan Aula Timur, Gedung Sate, Selasa 21 Mei 2024.

Noneng melanjutkan, P3DN merupakan sebuah keharusan belanja untuk OPD di Pemprov Jawa Barat. Demikian pula pemerintah kabupaten/kota, harus membeli produk yang sudah memiliki sertifikat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).

Baca Juga :  Beras Mahal dan Langka, Ini Sebabnya Kata Disperindag Jabar...

“Sekarang semuanya 38 perusahaan yang benar-benar TKDN sudah tinggi dan punya sertifikat sehingga memang menggunakan produk bahan baku yang juga di dalam negeri. Yang terdaftar itu 85 di seluruh Jabar,” ucapnya.

Kepala Pusat P3DN Kementerian Perindustrian RI Heru Kustanto menambahkan, keseriusan Jabar dalam penggunaan produk dalam negeri patut diapresiasi.

“Jabar punya beberapa prestasi salah satunya provinsi dengan belanja P3DN yang cukup besar dalam peningkatan produksi dalam negeri,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Era Kerja Hybrid Dimulai, Point Lab Tangkap Peluang Ekspansi di Jakarta dan Bandung Menyambut Era Kerja Hybrid Nasional: Respons atas Kebijakan WFH bagi ASN, Swasta, BUMN, dan BUMD

20 April 2026 - 18:57 WIB

Tel-U Resmi Serahkan Video Pemutakhiran Penyandang Disabilitas kepada KND

20 April 2026 - 13:59 WIB

Sebagai Bentuk Apresiasi,  Jasa Raharja Cabang Cirebon Gencarkan Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak

20 April 2026 - 06:59 WIB

Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak, Dorong Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Tepat Waktu

17 April 2026 - 11:44 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385, KDS Jadikan Bedas Expo Jadi Penggerak Ekonomi di Tengah Bencana

17 April 2026 - 10:49 WIB

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

17 April 2026 - 07:54 WIB

Trending di Berita Daerah