Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 21 Mei 2024 14:16 WIB

Pemprov Jabar Targetkan Tahun Ini Gunakan Produk Dalam Negeri Minimal 95 Persen


					Pemprov Jabar Targetkan Tahun Ini Gunakan Produk Dalam Negeri Minimal 95 Persen Perbesar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menargetkan, tahun ini akan menggunakan produk dalam negeri minimal 95 persen.

Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di organisasi perangkat daerah (OPD) serta instansi terkait lainnya, setidaknya minimal harus menyerap 95 persen tahun ini.

Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih mengatakan, angka penggunaan produk dalam negeri di Provinsi Jawa Barat sejauh ini terbilang cukup tinggi dibandingkan daerah lainnya, dimana pada tahun lalu mencapai 80 persen.

Baca Juga :  Akselerasi SIINas, Upaya Pemprov Dongkrak Industri di Jabar

“Kalau kita kemarin sudah tertinggi di Indonesia, kita di atas 80 persen, tapi targetnya sekarang 95 persen jadi harus mengejar target lagi,” ujar Noneng, usai Kegiatan Kick Off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Jawa Barat di Aula Barat dan Aula Timur, Gedung Sate, Selasa 21 Mei 2024.

Noneng melanjutkan, P3DN merupakan sebuah keharusan belanja untuk OPD di Pemprov Jawa Barat. Demikian pula pemerintah kabupaten/kota, harus membeli produk yang sudah memiliki sertifikat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).

Baca Juga :  41 Ribu Peserta Gunakan Sarung Tenun Majalaya, Pemprov Jabar Sabet Rekor MURI  

“Sekarang semuanya 38 perusahaan yang benar-benar TKDN sudah tinggi dan punya sertifikat sehingga memang menggunakan produk bahan baku yang juga di dalam negeri. Yang terdaftar itu 85 di seluruh Jabar,” ucapnya.

Kepala Pusat P3DN Kementerian Perindustrian RI Heru Kustanto menambahkan, keseriusan Jabar dalam penggunaan produk dalam negeri patut diapresiasi.

“Jabar punya beberapa prestasi salah satunya provinsi dengan belanja P3DN yang cukup besar dalam peningkatan produksi dalam negeri,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Karawang Kunjungi RS Amanda Mitra Keluarga, Percepat Verifikasi Klaim Korban Kecelakaan Lalu Lintas

24 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Jasa Raharja Cabang Sukabumi Kunjungi Ahli Waris Korban Kecelakaan Lalu-Lintas, Pastikan Santunan Diserahkan Dengan Tepat

23 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Berikan Kemudahan dan Keuntungan Bagi Wajib Pajak, Kolaborasi Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Kawaluyaan Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gencarkan Edukasi Keselamatan Melalui Aksi Simpatik di Daerah Rawan Laka  

23 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Sasar Pengguna Jalan di Exit Tol Bocimi, Samsat Cibadak Perkuat Upaya Peningkatan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

23 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Jasa Raharja Gelar Program PPKL di SMPN 6 Karawang untuk Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas

22 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Trending di Berita Daerah