“Penggemar sepatu roda di Kota Bandung meningkat dengan pesat, mulai dari hanya sekedar main sepatu roda untuk kebugaran/fitness on Skate, hingga ke jalur prestasi baik tingkat sekolah, regional, Nasional dan Internasional di Indonesia,” kata dia.
Balance Inline Skate Academy, kata Detje yang lahir tahun 2008, selalu semangat menumbuhkembangkan olahraga sepatu roda di Kota Bandung, dengan adanya track Saparua menjadi penyemangat.
“Beberapa kali coach kami memenuhi undangan untuk coaching clinic, study banding dan sharing program dengan beberapa club baik di Kota, Kabupaten, beberapa Provinsi ke Semarang, Samarinda, Balikpapan, Sentani dan Jayapura hingga ke Kuala lumpur Malaysia dan Yilan Taiwan,” beber Detje.
“Alhamdulillah di awal tahun 2023 kami merintis kembali dan berupaya meyakinkan banyak pihak bahwa kami siap dan sanggup meluncur kembali untuk kreasi dan prestasi Sepatu Roda di Kota Bandung, Jawa Barat, Nasional hingga Internasional, jatuh bangun kami bangkit lagi dan selalu saling menguatkan dan bersinergi,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Cabang Olahraga Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kota Bandung, Erry Sudrajat menyampaikan apresiasinya pada Balance Inline Skate yang menginisiasi acara Pre-Test tersebut sebagai upaya untuk menggairahkan dunia sepatu roda di Kota Bandung.
“Kami ucapkan terima kasih ya pada Balance Inline Skate Bandung yang kembali menyemarakan dunia persepaturodaan di Kota Bandung. Terlebih selama pandemi kemarin itu semua aktivitas terhenti termasuk sepatu roda,” kata Erry.
Dikatakan Erry, animo anak-anak dalam dunia sepatu semakin meningkat dan harus diapresiasi serta didukung penuh.
























