Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 23 Nov 2024 08:00 WIB

Bentuk Satgasus Anti Politik Uang: Pemimpin Berkualitas Dari Demokrasi Yang Berkualitas


					Bentuk Satgasus Anti Politik Uang: Pemimpin Berkualitas Dari Demokrasi Yang Berkualitas Perbesar

Hal senada juga di ungkapkan, Calon Wakil Walikota Bandung nomor urut 2, Dhani Wirianata.

Menurutnya, besaran uang yang diberikan oleh paslon untuk memilih pilihan tertentu, tidak sebanding harganya dengan masa depan Kota Bandung 5 tahun mendatang.

“Ya hitung aja jika dapat pemimpin yang memang menggunakan cara-cara itu. Jadi misal 300.000 rupiah untuk memilih artinya mereka (masyarakat) cuma di hargain 60.000 per tahun nya dari pilihan ketika mencoblos, apa itu cukup? Sedangkan dampaknya nyata 5 tahun kedepan dan masyarakat sendiri yang akan terkena imbasnya dari praktik kotor itu,” bebernya.

Baca Juga :  KSBI Tumpahkan Dukungan Untuk Paslon HD

Dhani pun mengajak masyarakat untuk berani melapor, jika ada dugaan terkait politik uang. Terutama serangan fajar, jelang pencoblosan 27 November mendatang.

“Sekarang sudah era digitalisasi, sudah ada handphone ya bisa siapapun bisa jadi wartawan. Jadi cukup foto atau rekam, kirim ke kita buktinya,” tegas Dhani.

Hal tersebut dipertegas oleh Ketua Relawan Komunitas Anti Politik Uang, Iwan Gumilar, yang menyatakan masyarakat yang ingin melapor, tidak perlu takut atas intervensi dari pihak manapun.

Pria yang akrab dipanggil Iwong tersebut, menyatakan siap untuk mengawal bersama masyarakat demi terciptanya Pilkada yang bersih.

Baca Juga :  Kunjungi Sentra Boneka, Haru: Ekosistem Kreatif Bandung Perlu Digenjot Lagi

“Kalau ada masyarakat minta tolong ke saya, saya akan bantu. Dan saya tidak takut sama siapapun,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Satgasus HD Anti Politik Uang, Dede Ahmad Sasmita menyatakan siap untuk mensosialisasikan, juga menerima aduan dari masyarakat lewat layanan hotline WhatsApp yang aktif selama 24 jam nonstop.

“Nanti kita bakal bersosialisasi untuk masyarakat terkait tentang aduan itu, dan ada nomor telepon yang bisa diakses di 0821-2828-8989 itu 24 jam,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Sampaikan Nota Pembelaan, Mantan Kepala Unit BRI Surapati Yakin Tak Bersalah

6 Juni 2026 - 16:41 WIB

Jasa Raharja Tasikmalaya Bahas Strategi Kolaboratif Bersama Tim Pembina Samsat dan Pertamina Patra Niaga

6 Juni 2026 - 09:26 WIB

Dorong tertib Administrasi dan Perkuat Kolaborasi, Jasa Raharja Cabang Cirebon Bersama Tim Pembina Samsat Kuningan Melaksanakan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor Di Kab Kuningan

5 Juni 2026 - 16:36 WIB

Jasa Raharja Purwakarta Perkuat Sinergi FLLAJ untuk Tekan Fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas

5 Juni 2026 - 16:33 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Pajak dan Validitas Data, Tim Samsat Induk Indramayu Gelar Koordinasi Tindak Lanjut Rekomendasi Pembina Samsat Nasional

5 Juni 2026 - 16:31 WIB

Jasa Raharja Sukabumi Dorong Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Melalui Program Sigap Dan Panah Pasopati

5 Juni 2026 - 16:28 WIB

Trending di Berita Daerah