Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Bandung · 12 Jun 2025 17:55 WIB

Butuh Kolaborasi dalam Optimalisasi E-Waste, Kurangi Limbah Elektronik di Masyarakat


					Butuh Kolaborasi dalam Optimalisasi E-Waste, Kurangi Limbah Elektronik di Masyarakat Perbesar

Bandung – Group Chief of HC, GA, Litigation and CSR Erajaya Group Jimmy Perangin-angin menuturkan, dibutuhkan kolaborasi semua pihak dalam optimalisasi E-Waste, guna mengurangi limbah elektronik di masyarakat.

Jimmy berharap, melalui diskusi bertajuk Yuk, Bijak Kelola Sampah Elektronik yang dilaksanakan Erajaya Digital bekerjasama dengan Katadata Green, di Kota Bandung, Kamis 12 Juni 2025, mampu menjadi media kampanye dalam pengurangan limbah elektronik di masyarakat.

Dimana Erafone turut menyediakan fasilitas pengumpulan e-waste di Indonesia. Sampah elektronik yang terkumpul di sejumlah titik drop box erafone akan didaur ulang melalui proses yang ramah lingkungan.

Baca Juga :  Terlalu Banyak Sampah, Bey Machmudin Sebut Butuh 1,5 Bulan Bersihkan Sungai Citarum

“Kami enggak akan pernah bisa bekerja sendiri, harus kolaborasi. Nah, di luar itu saya tertarik dengan apa yang tadi disuguhkan oleh teman-teman. Bagaimana kita jemput bola, bukan hanya di wilayah kerjanya Erafone, tetapi juga mungkin ke depan di acara-acara tertentu, yang kita tahu persis memang di situ memungkinkan untuk kita mendistribusi drop box seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Ekosistem Pengelolaan E-Waste yang Inklusif dan Berkelanjutan Harus Dibangun

Sampah atau limbah elektronik yang telah dikumpulkan lanjut Jimmy, akan didata dan di daur ulang untuk kembali dimanfaatkan.

“Didaur ulang lagi,” ucapnya.

Sementara Leader of World Cleanup Day Indonesia Andy Bahari menambahkan, pihaknya berharap pemerintah dapat membuat regulasi untuk mengatur terkait sampah elektronik.

“Jadi alangkah baiknya jika dibikin sebuah regulasi itu memang infrastruktur, terus edukasinya semua itu harus dijalankan berimbang, sehingga regulasi yang dibuat sama pemerintah itu bisa terimplementasi di kalangan masyarakat,” kata dia.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Samsat Haurgeulis Glorifikasikan “Gebyar Apresiasi” Kepatuhan Wajib Pajak di Desa Haurkolot

29 April 2026 - 10:42 WIB

Jasa Raharja Ajak Tenaga Pengajar untuk Peduli Keselamatan Lalu Lintas kepada Murid

29 April 2026 - 10:40 WIB

Jasa Raharja Bogor Gelar Kegiatan Sigap Prioritas dan Sigap Instansi Bersama Mitra Samsat Depok II Cinere

28 April 2026 - 23:56 WIB

Tinjau Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Jasa Raharja Telah Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan ke 8 RS

28 April 2026 - 23:52 WIB

Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris

28 April 2026 - 10:52 WIB

Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Publik, Jasa Raharja Cabang Cirebon Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Sidawangi Kab Cirebon

28 April 2026 - 10:49 WIB

Trending di Berita Daerah