Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Nasional · 11 Apr 2023 18:15 WIB

Cangkupan Signifikan, Jabar Optimistis sebagai Provinsi Pertama Bebas Polio


					Ketua Penggerak PKK Jawa Barat Atalia Praratya memberikan imunisasi Polio Sub PIN di Kabupaten Purwakarta, Senin (03/04). Perbesar

Ketua Penggerak PKK Jawa Barat Atalia Praratya memberikan imunisasi Polio Sub PIN di Kabupaten Purwakarta, Senin (03/04).

BANDUNG (Pajajaran Ekspres) — Ketua Tim Pelaksana Vaksinasi Polio Jawa Barat Dedi Supandi menyampaikan, sebanyak 3,2 juta anak sudah mendapatkan imunisasi polio dari target 3,9 juta anak.

Pelaksanaan Sub PIN Polio tahap pertama ini sudah dimulai sejak tanggal 3 April dan akan berakhir 15 April 2023 serentak di seluruh Jabar.

“Sudah tercapai 3,2 juta anak atau 82,7 persen, tinggal 700.000-an lagi,” ujar Dedi di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (11/4/2023).

Pihaknya akan terus memaksimalkan imunisasi polio hingga tahap pertama selesai. Adapun target Sub PIN Polio di Jabar, yaitu di angka 95 persen hingga tanggal 15 April nanti.

Baca Juga :  Jokowi: Informasi Intelijen Kunci Hadapi Instabilitas Global

“Minggu ini akan kita update lagi karena di tanggal 15 April tahap pertama sudah selesai. Targetnya 95 persen dari 3,9 juta anak,” sebut Dedi.

Ia melanjutkan, hingga saat ini capaian tertinggi imunisasi polio ada di Kabupaten Majalengka dan terendah adalah Kota Depok.

“Yang paling tinggi Majalengka, yang rendah Kota Depok,” ucap Dedi.

Untuk Kota Depok, Dedi menyebut terdapat perberdaan jumlah target yang ditentukan dari Kementerian Kesehatan.

Saat ini Wali Kota Depok sedang mengajukan permohonan kepada Kemenkes agar target imunisasi polio disesuaikan dengan hasil surveilans Kota Depok.

Baca Juga :  Wali Kota Bandung Yana Resmikan Kawasan Cibaduyut Jadi Kampung Wisata Kreatif

“Target yang ditentukan surveilans dengan Kemenkes ini berbeda, makanya Pak Wali Kota Depok sedang mengajukan permohonan targetnya disesuaikan dengan hasil surveilans Kota Depok,” sebut Dedi.

Sejauh ini belum ada penambahan kasus polio di Jabar. Dedi optimistis Jabar akan menjadi provinsi pertama yang keluar dari kasus polio.

“Tidak ada penambahan kasus. Jabar optimistis menjadi provinsi pertama yang akan keluar dari kasus polio karena akan segera selesai vaksinasinya,” ujar Dedi.

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Dan Bpjs Ketenagakerjaan Karawang Perkuat Sinergi Percepatan Jaminan Pelayanan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

9 Juni 2026 - 15:41 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat dan DPD Organda Jawa Barat Bahas Peningkatan Pelayanan Keterjaminan Penumpang Umum

9 Juni 2026 - 07:51 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat dan Dishub Bandung Barat Laksanakan Uji Petik Angkutan Umum di Terminal Lembang

9 Juni 2026 - 07:48 WIB

PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya dan Tim Pembina Samsat Kota Tasikmalaya Gelar Audiensi dengan OJK dalam Upaya Tingkatkan Kepatuhan PKB dan SWDKLLJ

8 Juni 2026 - 07:47 WIB

PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Laksanakan Koordinasi dengan Unit Gakkum Polres Ciamis

8 Juni 2026 - 07:39 WIB

Jasa Raharja Bogor Perkuat Koordinasi dengan Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok untuk Optimalisasi Pelayanan Korban Kecelakaan

8 Juni 2026 - 07:37 WIB

Trending di Berita Daerah