Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Berita Nasional · 11 Apr 2023 18:15 WIB

Cangkupan Signifikan, Jabar Optimistis sebagai Provinsi Pertama Bebas Polio


					Ketua Penggerak PKK Jawa Barat Atalia Praratya memberikan imunisasi Polio Sub PIN di Kabupaten Purwakarta, Senin (03/04). Perbesar

Ketua Penggerak PKK Jawa Barat Atalia Praratya memberikan imunisasi Polio Sub PIN di Kabupaten Purwakarta, Senin (03/04).

BANDUNG (Pajajaran Ekspres) — Ketua Tim Pelaksana Vaksinasi Polio Jawa Barat Dedi Supandi menyampaikan, sebanyak 3,2 juta anak sudah mendapatkan imunisasi polio dari target 3,9 juta anak.

Pelaksanaan Sub PIN Polio tahap pertama ini sudah dimulai sejak tanggal 3 April dan akan berakhir 15 April 2023 serentak di seluruh Jabar.

“Sudah tercapai 3,2 juta anak atau 82,7 persen, tinggal 700.000-an lagi,” ujar Dedi di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (11/4/2023).

Pihaknya akan terus memaksimalkan imunisasi polio hingga tahap pertama selesai. Adapun target Sub PIN Polio di Jabar, yaitu di angka 95 persen hingga tanggal 15 April nanti.

Baca Juga :  Ridwan Kamil akhirnya berlabuh ke Golkar, Ini alasannya?

“Minggu ini akan kita update lagi karena di tanggal 15 April tahap pertama sudah selesai. Targetnya 95 persen dari 3,9 juta anak,” sebut Dedi.

Ia melanjutkan, hingga saat ini capaian tertinggi imunisasi polio ada di Kabupaten Majalengka dan terendah adalah Kota Depok.

“Yang paling tinggi Majalengka, yang rendah Kota Depok,” ucap Dedi.

Untuk Kota Depok, Dedi menyebut terdapat perberdaan jumlah target yang ditentukan dari Kementerian Kesehatan.

Saat ini Wali Kota Depok sedang mengajukan permohonan kepada Kemenkes agar target imunisasi polio disesuaikan dengan hasil surveilans Kota Depok.

Baca Juga :  Satu Abad NU, Yana: Bersama Membangun Kota Bandung

“Target yang ditentukan surveilans dengan Kemenkes ini berbeda, makanya Pak Wali Kota Depok sedang mengajukan permohonan targetnya disesuaikan dengan hasil surveilans Kota Depok,” sebut Dedi.

Sejauh ini belum ada penambahan kasus polio di Jabar. Dedi optimistis Jabar akan menjadi provinsi pertama yang keluar dari kasus polio.

“Tidak ada penambahan kasus. Jabar optimistis menjadi provinsi pertama yang akan keluar dari kasus polio karena akan segera selesai vaksinasinya,” ujar Dedi.

Artikel ini telah dibaca 91 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Karawang Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Awak Bus PO Warga Baru

10 September 2026 - 08:51 WIB

Jasa Raharja Indramayu Serahkan Penghargaan Pos Pelayanan Terpadu Terbaik dalam Siaga Idul Fitri 1447 H

10 September 2026 - 08:49 WIB

Pj Samsat Garut Laksanakan Kegiatan Pengajaran Peduli Keselamatan Lalu Lintas (Ppkl) Di Sman 10 Kabupaten Garut

9 September 2026 - 08:55 WIB

Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Kabupaten Pangandaran Laksanakan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor APBD Costsharing TA 2026

9 September 2026 - 08:52 WIB

Jasa Raharja Karawang Dorong Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan melalui Program SIGAP Instansi

9 September 2026 - 07:01 WIB

Dekatkan Layanan Kepada Masyarakat, Tim Pembina Samsat Kota Sukabumi Gelar Pemeriksaan PKB di Ciaul

9 September 2026 - 06:32 WIB

Trending di Berita Daerah