Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 12 Nov 2024 18:53 WIB

Dinkes Jabar Minta Masyarakat Waspadai Penyakit Cacar Air dan Gondongan


					Dinkes Jabar Minta Masyarakat Waspadai Penyakit Cacar Air dan Gondongan Perbesar

BANDUNG – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat meminta masyarakat, untuk mewaspadai penyakit cacar air dan gondongan, yang kini tengah marak terjadi.

Kepala Dinas Kesehatan Jabar Vini Adiani Dewi menuturkan, dua penyakit tersebut sejatinya tidak berbahaya yang dapat menyebabkan kematian.

Hanya saja, hadirnya penyakit ini tentunya akan menyulitkan masyarakat, sehingga harus diwaspadai.

“Kalau banyak yang sakit, tetap saja riweuh. Ekonomi juga khawatir. Berobat perlu biaya dan sebagainya,” ujar Vini di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 12 November 2024.

Baca Juga :  Dinkes Jabar Ingatkan Masyarakat Jaga Lingkungan, Antisipasi DBD, ISPA dan Diare 

Maka dari itu dia mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati, karena cacar air maupun gondongan merupakan penyakit menular.

Dia juga mengimbau, bila muncul gejala agar melakukan isolasi supaya tidak menularkan kepada pihak lain.

“Itu penyebabnya virus. Penyakitnya sembuh sendiri dengan daya tahan tubuh yang baik. Jadi kepada masyarakat kalau ada anggota keluarga mengalami gondongeun atau cacar air, dipisah dengan anggota keluarga lain. Minimal 7 hari sejak gejala timbul, karena setelah 7 hari itu sudah tidak menularkan. Seminggu istirahat dulu baru beraktivitas,” pintanya.

Baca Juga :  Kasus Campak Melonjak, Dinkes Jabar Akselerasi ORI

Contohnya seperti beberapa waktu lalu lanjut Vini, ada 25 orang siswa sekolah tertular penyakit gondongan karena ada salah satu murid yang tetap masuk, walaupun kondisi sedang sakit.

“(Penularan) akan cepat, kalau tidak diantisipasi. Salah satunya adalah sekolah melakukan jarak jauh dengan zoom. Sekolah dapat antisipasi dengan anak yang sakit jangan sekolah,” imbaunya.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Karawang Kunjungi RS Amanda Mitra Keluarga, Percepat Verifikasi Klaim Korban Kecelakaan Lalu Lintas

24 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Jasa Raharja Cabang Sukabumi Kunjungi Ahli Waris Korban Kecelakaan Lalu-Lintas, Pastikan Santunan Diserahkan Dengan Tepat

23 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Berikan Kemudahan dan Keuntungan Bagi Wajib Pajak, Kolaborasi Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Kawaluyaan Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gencarkan Edukasi Keselamatan Melalui Aksi Simpatik di Daerah Rawan Laka  

23 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Sasar Pengguna Jalan di Exit Tol Bocimi, Samsat Cibadak Perkuat Upaya Peningkatan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

23 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Jasa Raharja Gelar Program PPKL di SMPN 6 Karawang untuk Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas

22 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Trending di Berita Daerah