Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Bandung · 27 Sep 2025 13:07 WIB

Dirjen Risbang Fauzan Adziman Apresiasi I-WANT, Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Tel-U


					Dirjen Risbang Fauzan Adziman Apresiasi I-WANT, Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Tel-U Perbesar

BANDUNG – Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., melakukan kunjungan ke Green Zone Tel-U untuk meninjau langsung ekosistem pengelolaan sampah terpadu yang dikenal dengan nama I-WANT (Integrated Waste Management System) pada Kamis (25/9/2025).

I-WANT hadir sebagai pedoman bagi sivitas Tel-U dalam mengelola sampah secara berkelanjutan, tidak hanya di lingkungan kampus tetapi juga ekosistem sekitar. Sistem ini mengintegrasikan fungsi dan komunitas/organisasi di Tel-U menjadi satu platform yang menyelesaikan persoalan sampah sekaligus memberi nilai tambah melalui pengolahan yang tepat.

Dr. Fauzan menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Tel-U dalam membangun budaya hijau di kampus.

“Inovasi seperti ini tidak hanya mendukung terciptanya lingkungan bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap target pembangunan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resminya.

Lebih jauh, Tel-U bersama LLDIKTI Wilayah IV dan empat perguruan tinggi lainnya yakni UNISBA, Universitas Pakuan, Universitas Garut, dan ITENAS juga berkolaborasi memperluas dampak program melalui pembangunan Living Lab di wilayah Garut. Inisiatif ini menjadi bagian dari program GRADASI (Gerakan Akademisi Bersinergi dan Berinovasi) yang digagas LLDIKTI IV, sebagai wujud nyata Diktisaintek Berdampak.

Baca Juga :  Tel-U Kini Memiliki Pusat Unggulan Iptek untuk Kembangkan Transformasi Digital Prioritas Nasional Bersanding dengan PTN Indonesia

Di Living Lab tersebut, Tel-U menghadirkan sejumlah produk inovasi yang dirancang untuk mendukung ekosistem hijau. Salah satunya adalah mesin pencacah ranting yang berfungsi untuk mengolah ranting kayu kecil, pelepah, maupun batang jagung menjadi potongan berukuran 1–5 cm sehingga lebih mudah dimanfaatkan kembali.

Selain itu, tersedia pula mesin pencacah plastik yang mampu mengolah berbagai jenis limbah plastik seperti PET, PP, HDPE, dan LDPE menjadi butiran kecil berukuran 1–2 cm untuk didaur ulang.

Tak hanya itu, inovasi lainnya berupa mesin pembuat pakan organik terpadu yang dirancang khusus untuk mendukung UMKM peternakan, sehingga dapat digunakan bagi kebutuhan pakan ikan, ayam, kambing, maupun sapi.

Baca Juga :  Tel-U Gelar “Tel-U Padel Charity Tournament” untuk Dukung Pendidikan Berkualitas

Rektor Tel-U, Prof Suyanto, yang akrab disapa Prof. Suo, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah langkah strategis Tel-U dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

“I-WANT bukan hanya tentang mengelola sampah, melainkan tentang mengubah tantangan menjadi peluang. Dari sisi ekonomi, kita tidak lagi mengeluarkan biaya untuk pembuangan sampah maupun pembelian pupuk. Dari sisi sosial, kita menciptakan lingkungan kampus yang bersih, lapangan kerja baru, serta meningkatkan kualitas hidup sivitas. Dari sisi lingkungan, kita berkontribusi pada pengurangan tonase sampah ke TPA, pengurangan emisi karbon, hingga pencapaian target SDGs. Inilah wujud nyata peran perguruan tinggi sebagai pusat inovasi sekaligus agen perubahan bagi masyarakat luas,” ungkap Rektor.

Dengan langkah ini, Tel-U semakin menegaskan komitmennya sebagai kampus inovatif yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga konsisten mendukung keberlanjutan lingkungan demi terciptanya masa depan yang lebih hijau.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kurang dari 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Truk Molen di Bekasi

2 November 2026 - 22:55 WIB

Pastikan Pelayanan Optimal, Direksi Jasa Raharja Jenguk Korban Kecelakaan Truk Molen di RS Juwita Bekasi

2 November 2026 - 22:52 WIB

Respons Cepat Kecelakaan di Bekasi, Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Terjamin Santunan

1 November 2026 - 22:30 WIB

Puncak Hari Santri 2026, Dirjen Pesantren: Munajat Santri Wujud Bakti dan Kepedulian untuk Negeri

1 November 2026 - 21:41 WIB

Aksi Simpatik dan Pemasangan Spanduk di Titik Rawan Laka Guna Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Karawang

31 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Lindungi Masyarakat Usia Produktif di Sumatera Barat, Jasa Raharja Perkuat Gerakan Keselamatan Berlalu Lintas

31 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Trending di Berita Daerah