Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Bandung · 27 Sep 2025 13:07 WIB

Dirjen Risbang Fauzan Adziman Apresiasi I-WANT, Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Tel-U


					Dirjen Risbang Fauzan Adziman Apresiasi I-WANT, Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Tel-U Perbesar

BANDUNG – Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., melakukan kunjungan ke Green Zone Tel-U untuk meninjau langsung ekosistem pengelolaan sampah terpadu yang dikenal dengan nama I-WANT (Integrated Waste Management System) pada Kamis (25/9/2025).

I-WANT hadir sebagai pedoman bagi sivitas Tel-U dalam mengelola sampah secara berkelanjutan, tidak hanya di lingkungan kampus tetapi juga ekosistem sekitar. Sistem ini mengintegrasikan fungsi dan komunitas/organisasi di Tel-U menjadi satu platform yang menyelesaikan persoalan sampah sekaligus memberi nilai tambah melalui pengolahan yang tepat.

Dr. Fauzan menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Tel-U dalam membangun budaya hijau di kampus.

“Inovasi seperti ini tidak hanya mendukung terciptanya lingkungan bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap target pembangunan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resminya.

Lebih jauh, Tel-U bersama LLDIKTI Wilayah IV dan empat perguruan tinggi lainnya yakni UNISBA, Universitas Pakuan, Universitas Garut, dan ITENAS juga berkolaborasi memperluas dampak program melalui pembangunan Living Lab di wilayah Garut. Inisiatif ini menjadi bagian dari program GRADASI (Gerakan Akademisi Bersinergi dan Berinovasi) yang digagas LLDIKTI IV, sebagai wujud nyata Diktisaintek Berdampak.

Baca Juga :  Lahirkan Talenta Terbaik, Telkom University Kampus Utama Resmi Lantik 4.662 Wisudawan pada Wisuda Periode I TA 2025/2026

Di Living Lab tersebut, Tel-U menghadirkan sejumlah produk inovasi yang dirancang untuk mendukung ekosistem hijau. Salah satunya adalah mesin pencacah ranting yang berfungsi untuk mengolah ranting kayu kecil, pelepah, maupun batang jagung menjadi potongan berukuran 1–5 cm sehingga lebih mudah dimanfaatkan kembali.

Selain itu, tersedia pula mesin pencacah plastik yang mampu mengolah berbagai jenis limbah plastik seperti PET, PP, HDPE, dan LDPE menjadi butiran kecil berukuran 1–2 cm untuk didaur ulang.

Tak hanya itu, inovasi lainnya berupa mesin pembuat pakan organik terpadu yang dirancang khusus untuk mendukung UMKM peternakan, sehingga dapat digunakan bagi kebutuhan pakan ikan, ayam, kambing, maupun sapi.

Baca Juga :  Telkom University Perkuat Strategi AI Komitmen MenujuKampus National Excellence

Rektor Tel-U, Prof Suyanto, yang akrab disapa Prof. Suo, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah langkah strategis Tel-U dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

“I-WANT bukan hanya tentang mengelola sampah, melainkan tentang mengubah tantangan menjadi peluang. Dari sisi ekonomi, kita tidak lagi mengeluarkan biaya untuk pembuangan sampah maupun pembelian pupuk. Dari sisi sosial, kita menciptakan lingkungan kampus yang bersih, lapangan kerja baru, serta meningkatkan kualitas hidup sivitas. Dari sisi lingkungan, kita berkontribusi pada pengurangan tonase sampah ke TPA, pengurangan emisi karbon, hingga pencapaian target SDGs. Inilah wujud nyata peran perguruan tinggi sebagai pusat inovasi sekaligus agen perubahan bagi masyarakat luas,” ungkap Rektor.

Dengan langkah ini, Tel-U semakin menegaskan komitmennya sebagai kampus inovatif yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga konsisten mendukung keberlanjutan lingkungan demi terciptanya masa depan yang lebih hijau.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kolaborasi Akademisi dan Instansi, Survei Kajian Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Bogor

30 April 2026 - 12:30 WIB

Opsgab Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak di Padalarang

30 April 2026 - 07:12 WIB

Samsat Haurgeulis Glorifikasikan “Gebyar Apresiasi” Kepatuhan Wajib Pajak di Desa Haurkolot

29 April 2026 - 10:42 WIB

Jasa Raharja Ajak Tenaga Pengajar untuk Peduli Keselamatan Lalu Lintas kepada Murid

29 April 2026 - 10:40 WIB

Pastikan Hak Korban Terpenuhi, Seluruh Ahli Waris Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL di Bekasi Sudah Terima Santunan Jasa Raharja

29 April 2026 - 07:14 WIB

Jasa Raharja Bogor Gelar Kegiatan Sigap Prioritas dan Sigap Instansi Bersama Mitra Samsat Depok II Cinere

28 April 2026 - 23:56 WIB

Trending di Berita Daerah