Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 8 Mei 2024 20:40 WIB

Disnakertrans Jabar Apresiasi Semangat Apindo dan Serikat Pekerja, Cari Solusi Turunkan TPT


					Disnakertrans Jabar Apresiasi Semangat Apindo dan Serikat Pekerja, Cari Solusi Turunkan TPT Perbesar

BANDUNG – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat Teppy Wawan Dharmawan mengapresiasi semangat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar dan serikat pekerja, yang mau duduk bersama dalam mencari solusi menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT).

Sehingga lanjut Teppy, memudahkan Disnakertrans Jabar dalam melakukan pemetaan, mencari solusi untuk menekan TPT.

Dimana TPT Jabar 2024, berdasarkan rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari lalu masih di angka 6,91 persen atau 1,79 juta pengangguran. Walaupun sejatinya cenderung turun ketimbang 2023, dimana saat itu TPT di 7,89 persen atau dua juta pengangguran. Turun sekitar 217 ribu orang.

Baca Juga :  Lulusan SMK Sumbang Pengangguran Terbesar, Ini Langkah Disnakertrans Jabar untuk Atasinya

“Alhamdulillah semua peduli untuk memikirkan bersama. Kita tindaklanjuti pemetaan, TPT diselesaikan secara apa? Apakah secara formal maupun informal,” ujar Teppy di sela Seminar Ketenagakerjaan Peringati May Day 2024, bertajuk Kerja Bersama Turunkan TPT di Aula Bima, Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Rabu 8 Mei 2024.

Sebab kata Teppy, selain pekerjaan formal nyatanya kerja informal juga mampu menyerap tenaga kerja. Ini terbukti ketika pandemi Covid 19 lalu, dimana UMKM tumbuh pesat.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Imbau Perusahaan Lakukan WFH Sekali dalam Satu Pekan

“Termasuk satu lagi, peluang kerja di luar negeri,” ucapnya.

Maka dari itu kata dia, diharapkan melalui seminar ini dapat menghasilkan titik temu dalam mengurai masalah TPT di Jawa Barat.

“Kalau treatment harus menambah pelatihan, itu yang akan kita lakukan. Kita siapkan BLK yang kita punya. Kebutuhan jenis apa treatment-nya? Maka tim vokasi yang akan berikan rekomendasi,” imbuhnya.

Dimana tentunya, tidak mengindahkan angkatan kerja yang sudah terserap pada saat ini. Sebab kata dia, jangan sampai ada perusahaan yang tutup, sehingga tentunya berdampak dengan menambah jumlah pengangguran baru.

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

25 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Tingkatkan Kemudahan Pelayanan Publik, Jasa Raharja Bersama P3D Ciamis Hadirkan Samsat Keliling di CFD Venue BMX

25 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Jasa Raharja Gerak Cepat Berikan Pelayanan kepada Korban Kecelakaan Minibus di Tol Terpeka Tulang Bawang Barat

25 Oktober 2026 - 06:10 WIB

Jasa Raharja Karawang Kunjungi RS Amanda Mitra Keluarga, Percepat Verifikasi Klaim Korban Kecelakaan Lalu Lintas

24 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Jasa Raharja Cabang Sukabumi Kunjungi Ahli Waris Korban Kecelakaan Lalu-Lintas, Pastikan Santunan Diserahkan Dengan Tepat

23 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Berikan Kemudahan dan Keuntungan Bagi Wajib Pajak, Kolaborasi Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Kawaluyaan Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Trending di Berita Daerah