Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Pendidikan · 28 Jul 2026 17:21 WIB

R.Y. Adam Panji Purnama Tampilkan Seri Fotografi Kontemplatif “H’NANG, H’NING, H’NUNG, dan H’NENG” pada BAF #12


					R.Y. Adam Panji Purnama Tampilkan Seri Fotografi Kontemplatif “H’NANG, H’NING, H’NUNG, dan H’NENG” pada BAF #12 Perbesar

BANDUNG – Empat karya fotografi kontemplatif karya R.Y. Adam Panji Purnama tampil dalam ajang Bandung Art Festival (BAF) #12.
Acara berlangsung pada 20 hingga 26 Juli 2026 di Gedung Pusat Kebudayaan Kota Bandung.

Festival seni rupa dan budaya berskala internasional ini menghadirkan seniman, komunitas, akademisi, dan pelaku industri kreatif dari berbagai daerah dan negara sebagai ruang apresiasi, kolaborasi, dan pertukaran gagasan artistik.

Pada pameran tersebut, Adam Panji menampilkan empat karya fotografi berjudul H’NANG, H’NING, H’NUNG, dan H’NENG.

Baca Juga :  Film Dokumenter Harmoni di Lembah Grime Karya Dosen ISBI Bandung Meriahkan BAF 2026

Keempat karya dicetak pada media kanvas berukuran besar dan disusun sebagai satu kesatuan seri yang mengeksplorasi pengalaman keheningan, kesadaran tubuh, relasi manusia dengan ruang, serta perjumpaan batin dengan alam melalui pendekatan fotografi kontemplatif.

Seri fotografi ini lahir dari proses penciptaan yang tidak berangkat dari pencarian objek semata, melainkan dari pengalaman hadir secara utuh sebelum kamera diangkat. Keheningan dipahami sebagai kondisi kesadaran ketika tubuh, pikiran, rasa, ruang, dan waktu berada dalam satu pengalaman yang utuh.

Baca Juga :  Film Dokumenter Harmoni di Lembah Grime Karya Dosen ISBI Bandung Meriahkan BAF 2026

Pengalaman tersebut kemudian diartikulasikan menjadi bahasa visual melalui komposisi minimalis, ruang kosong, cahaya alami, serta dominasi nuansa monokrom.

Empat judul karya menggunakan variasi bunyi vokal, yaitu H’NANG, H’NING, H’NUNG, dan H’NENG. Variasi tersebut merupakan metafora atas beragam lapisan pengalaman batin dalam praktik kontemplasi. Setiap karya merepresentasikan nuansa kesadaran yang berbeda, mulai dari kehadiran, pengendapan rasa, keterhubungan dengan alam, hingga pengalaman hening yang melampaui representasi visual.

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Menjawab Zaman Lewat Tradisi dan AI: Dua Guru Besar Baru Telkom University Dikukuhkan

29 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Sulap Sampah Plastik Jadi Kursi dan Meja, Disdagin Kota Bandung Latih 30 Warga Rintis Usaha Kreatif  

29 Oktober 2026 - 09:50 WIB

UPI Siapkan 1.000 Dosis Vaksin HPV, Perluas Pencegahan Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Dies Natalis ke-72 UPI: Dorong Hasil Riset Dosen Jadi Produk Massal dan Startup

20 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Pesan Rektor UPI Saat Wisuda 2026: Dari Kesiapan AI hingga Ancam Keluarkan Pelaku Perundungan

13 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Respons Cepat Kasus Perundungan Asrama, Telkom University Tindak Tegas Pelaku

11 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Trending di Headline