Langkah ini sejalan dengan semangat Jasa Raharja untuk “Melayani Sepenuh Hati”, sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam ekosistem Danantara untuk memastikan kehadiran BUMN dalam memberikan perlindungan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya keluarga yang tengah menghadapi duka.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan, kelancaran proses penyaluran santunan kepada keluarga korban tidak terlepas dari koordinasi dan kolaborasi yang baik dari seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan insiden KM Virgo Transport 8. “Sejak proses pencarian dan evakuasi dimulai, kami berupaya melakukan pendataan secara bersama-sama melalui kesiapsiagaan insan Jasa Raharja yang berada di posko, informasi dari keluarga korban, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Data dan informasi tersebut kemudian kami padukan dengan sistem dan integrasi data yang telah kami miliki. Tentunya, semua ini tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi seluruh stakeholders yang bersama-sama membantu proses penanganan sejak awal,” ujar Awaluddin.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pendataan, identifikasi, dan verifikasi korban. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting agar hak-hak keluarga korban dapat segera dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Yang kami lakukan adalah berupaya hadir dan memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada keluarga korban. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, karena dengan kerja bersama sejak proses pencarian dan evakuasi, pendataan hingga identifikasi, proses pelayanan kepada keluarga dapat berjalan dengan lebih baik,” tambahnya.

























