Bupati berharap agar masyarakat Kabupaten Sumedang bisa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan cara mendaftar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang atau secara online melalui aplikasi SIPEDO.
“Manfaatkan kesempatan ini oleh warga Sumedang. Silahkan yang mau bekerja di Jepang bisa daftar ke Disnakertrans atau daftar online melalui aplikasi SIPEDO,” tuturnya.
Sementara itu, Mr. Satoshi Miyajima mengatakan, pihaknya akan berkontribusi untuk masyarakat Kabupaten Sumedang.
“Kami akan berkontribusi semaksimal mungkin untuk masyarakat Sumedang. Kami juga mohon bantuan dan dukungannya,” ungkapnya.
Satoshi juga menyebutkan kebutuhan TKI meningkat untuk Tahun 2023.
“Tahun lalu juga kita sudah kirim 1.200 orang ke Jepang, tapi untuk tahun ini rencananya 2.500 orang akan kita siapkan calon tenaga kerjanya,” sebutnya.
Menurut Satoshi, Pemda Sumedang sangat mendukung program PT. OS. Selnajaya tersebut.
“Tenaga kerja yang paling banyak kami butuhkan adalah pada sektor otomotif. Selain dari itu adalah sektor perawat Lansia yang kredibel, konstruksi, pengolahan makanan, dan pertanian,” tuturnya.
Satoshi menambahkan, untuk biaya atau pendanaan akan dikerjasamakan dengan kantor pusat di Jepang.
“Kita akan biayai. Tapi nanti setelah berangkat ke Jepang, bisa dicicil dari gaji di sana. Kalau sudah ada MoU dari Pemda dan sudah ada garansi, nanti semua DP akan dihapuskan,” terangnya.































