Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Ekonomi · 12 Jan 2023 10:28 WIB

Pemda Sumedang Kembali Salurkan Tenaga Kerja Ahli ke Jepang


					Pemda Sumedang Kembali Salurkan Tenaga Kerja Ahli ke Jepang Perbesar

Bupati berharap agar masyarakat Kabupaten Sumedang bisa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan cara mendaftar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang atau secara online melalui aplikasi SIPEDO.

“Manfaatkan kesempatan ini oleh warga Sumedang. Silahkan yang mau bekerja di Jepang bisa daftar ke Disnakertrans atau daftar online melalui aplikasi SIPEDO,” tuturnya.

Sementara itu, Mr. Satoshi Miyajima mengatakan, pihaknya akan berkontribusi untuk masyarakat Kabupaten Sumedang.

Baca Juga :  Presiden Dorong Penerapan Teknologi untuk Turunkan Stunting di Daerah

“Kami akan berkontribusi semaksimal mungkin untuk masyarakat Sumedang. Kami juga mohon bantuan dan dukungannya,” ungkapnya.

Satoshi juga menyebutkan kebutuhan TKI meningkat untuk Tahun 2023.

“Tahun lalu juga kita sudah kirim 1.200 orang ke Jepang, tapi untuk tahun ini rencananya 2.500 orang akan kita siapkan calon tenaga kerjanya,” sebutnya.

Menurut Satoshi, Pemda Sumedang sangat mendukung program PT. OS. Selnajaya tersebut.

“Tenaga kerja yang paling banyak kami butuhkan adalah pada sektor otomotif. Selain dari itu adalah sektor perawat Lansia yang kredibel, konstruksi, pengolahan makanan, dan pertanian,” tuturnya.

Baca Juga :  Kang Pisman Sistem Pengelolaan Sampah Pemkot Bandung

Satoshi menambahkan, untuk biaya atau pendanaan akan dikerjasamakan dengan kantor pusat di Jepang.

“Kita akan biayai. Tapi nanti setelah berangkat ke Jepang, bisa dicicil dari gaji di sana. Kalau sudah ada MoU dari Pemda dan sudah ada garansi, nanti semua DP akan dihapuskan,” terangnya.

Artikel ini telah dibaca 145 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Menteri PKP meninjau Rusun ASN Kejati Jabar Lampaui Target Pembangunan

14 April 2026 - 11:45 WIB

104 Proyek Investasi Senilai Rp186,29 Triliun Ditawarkan di WJIS 2025

10 November 2025 - 19:35 WIB

Sosialisasi program penguatan ekosistem perumahan (Gotong Royong Perumahan, Wujudkan Kemandirian Indonesia Maju) Wujudkan program pro rakyat Presiden Prabowo

19 September 2025 - 21:53 WIB

Agen BRILink & UMKM, BRILinkers Sukabumi Resmi Berdiri

19 September 2025 - 10:07 WIB

Perkuat Hubungan Dengan Perusahaan Swasta, Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Padjajaran Gelar Operasi Khusus Samsat

28 Agustus 2025 - 12:48 WIB

Dit Intelkam Polda Jabar Gelar Diskusi dengan Nelayan Pangandaran Untuk Menjaga Harkamtibmas Perairan

23 Agustus 2025 - 14:27 WIB

Trending di Berita Daerah