Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 13 Nov 2024 16:26 WIB

Pemprov Jabar Bakal Optimalkan Olahan Pangan Lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis


					Pemprov Jabar Bakal Optimalkan Olahan Pangan Lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis Perbesar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bakal mengoptimalkan olahan pangan lokal, di program makan bergizi gratis (MBG).

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar Indriantari mengatakan, pihaknya kini telah menyiapkan beberapa bahan pangan lokal dari 27 Kabupaten/Kota seperti hanjeli dari Sukabumi, singkong dari dari Garut, hingga ubi Cilembu dari wilayah Sumedang.

“Nah kalau untuk Bandung Raya itu konsumsinya akan kita arahkan ke kentang. Karena Pengalengan produksi kentangnya cukup tinggi. Jadi untuk program makan bergizi gratis (MBG) ini, Itu diantaranya adalah memanfaatkan pangan lokal setempat,” ujar Indriantari di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu 13 November 2024.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Soroti Stabilitas Pangan di Akhir 2024

Dia berharap, dengan optimalisasi olahan pangan lokal, program MBG dapat beragam yang disertai dengan gizi seimbang dan aman untuk disajikan.

“Sementara untuk protein hewaninya terutama susu, itu kita akan berupaya menambah produksi dan produktivitasnya. Jadi ini kesiapan kami, khusunya untuk penyediaan pangan lokal,” ucapnya.

Kendati demikian, Pemprov Jabar lanjut dia akan menunggu arahan resmi dari Pemerintah Pusat khususnya Menteri Koodinator (Menko) dan Badan Gizi Nasional, terkait teknis program MBG.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Tunggu Putusan Kemenaker Terkait Penetapan UMP dan UMK 2025

“Nah untuk sementara kita memang sudah melakukan ujicoba (Program MBG) di beberapa daerah seperti Sumedang. Tetapi untuk penyediaannya, kita masih menunggu secara resmi bagaimana nanti teknisnya, karena kita sekarang ada Menko Pangan dan Badan Gizi Nasional. Jadi kita tinggal nunggu instruksi selanjutnya dan anggarannya,” terangnya.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia mengku siap mengimplementasikan Progam Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah, ibu hamil, hingga balita di Januari 2025 nanti.

Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Era Kerja Hybrid Dimulai, Point Lab Tangkap Peluang Ekspansi di Jakarta dan Bandung Menyambut Era Kerja Hybrid Nasional: Respons atas Kebijakan WFH bagi ASN, Swasta, BUMN, dan BUMD

20 April 2026 - 18:57 WIB

Telkom Indonesia Perkuat Pemberdayaan Perempuan Penyintas Kekerasan melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Digital Bersama Tel-U

20 April 2026 - 15:38 WIB

Tel-U Resmi Serahkan Video Pemutakhiran Penyandang Disabilitas kepada KND

20 April 2026 - 13:59 WIB

Sebagai Bentuk Apresiasi,  Jasa Raharja Cabang Cirebon Gencarkan Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak

20 April 2026 - 06:59 WIB

SBM ITB Gelar Graduation Night April 2026: 474 Lulusan Siap Menorehkan “Legacy”

19 April 2026 - 10:10 WIB

Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak, Dorong Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Tepat Waktu

17 April 2026 - 11:44 WIB

Trending di Berita Daerah