Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 13 Nov 2024 14:40 WIB

Pemprov Jabar Pamerkan Olahan Pangan Lokal di Hari Pangan Nasional Ke 44


					Pemprov Jabar Pamerkan Olahan Pangan Lokal di Hari Pangan Nasional Ke 44 Perbesar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bakal mempromosikan olahan pangan lokal, di Hari Pangan Nasional ke 44 yang akan dilaksanakan di SOR Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu 16 November 2024.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar Indriantari menuturkan, dalam Hari Pangan Nasional ke 44 kali ini, pihaknya mengangkat tema Pangan Lokal, Solusi Pangan Masa Depan untuk Kemandirian Pangan Jawa Barat.

Tujuannya, untuk mendongkrak kembali olahan pangan lokal yang kini kehilangan pamor. Antaranya olahan dari sorgum, ubi, ketela dan hanjeli.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Genjot Hubungan Industrial, Upaya Tekan Tingkat Pengangguran Terbuka

“Sosialisasi pangan lokal ini kita mulai dari tingkat anak-anak. Anak sekolah dasar, SMP, SMA kita lakukan sosialisasi mengenalkan pangan lokal, supaya anak-anak sekarang menyukai. Sehingga ke depan, kita tidak tergantung lagi dengan pangan luar Jawa Barat,” ujar Indriantari usai acara Bewara Jawa Barat (BEJA) Volume 12, Rabu 13 November 2024.

Terlebih kata dia, sumber pangan lokal di Jabar terbilang banyak, seperti sorgum yang tersebar di wilayah Majalengka, Ciamis, Pangandaran, Cianjur, Sukabumi dan Bogor.

Belum lagi ketela, kemudian hanjeli di Sukabumi, kentang di Pangalengan Kabupaten Bandung, Ubi dari Kabupaten Sumedang dan Garut untuk ketela pohon.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Pastikan Kebutuhan Pengadaan Program MBG Telah Terakomodir

“Kemudian ada talas juga, sukun termasuk. Itu kita kembangkan semuanya,” ucapnya.

Indriantari melanjutkan, olahan pangan lokal khas 27 kota/kabupaten akan dihadirkan, dalam Hari Pangan Nasional ke 44, Sabtu pekan ini.

“Kita akan nilai dari kabupaten/kota, yang memberi inovasi terhadap pangan lokal mereka,” imbuhnya.

Dia berharap, melalui kegiatan kelak dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat akan olahan pangan lokal asli khas Jawa Barat.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Umroh-Haji Makin Mudah, Rubi Tour Buka di Gading Tutuka

26 Juli 2026 - 18:39 WIB

1.404 Praja IPDN Diwisuda, Mendagri: Banyak Kepala Daerah Berebut Lulusan

26 Juli 2026 - 18:21 WIB

Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Gelar Operasi Gabungan Pemeriksaan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

26 Juli 2026 - 07:52 WIB

PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Utama Jawa Barat Salurkan Santunan Rp179,62 Miliar pada Semester I 2026

24 Juli 2026 - 08:10 WIB

Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi

24 Juli 2026 - 08:02 WIB

Jasa Raharja dan RS Rayhan Gelar Pelatihan PPGD bagi Relawan Ambulans dan Perangkat Wilayah Cipeundeuy

24 Juli 2026 - 07:58 WIB

Trending di Berita Daerah