“Keduanya memang memiliki karakteristik yang berbeda, karena keduanya tumbuh dan berkembang di dua wilayah jawa barat yang berbeda ya, pak idris di depok yang sangat dekat dengan jakarta kemudian juga budayanya sunda betawi, berbeda dengan kang haru yang tumbuh dan besar di kota bandung atau priangan yang juga berbeda dengan sunda betawi tinggal bagaimana kemudian pak haru dan pak idris ini membuktikan mana diantara keduanya yang memiliki tingkat kesukaan oleh masyarakat,”paparnya.
“Semoga siapapun yang nantinya di amanahi untuk maju di pilgub bisa meneruskan tradisi baik yang pernah dilakukan kang aher pada 2008 – 2018 kalau dulu kita punya yesterday for jabar, maka di tangan kang haru atau kang idris ini lah Jabar Tomorrow,” tandasnya

























