Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 23 Nov 2024 18:15 WIB

Sekda Herman Imbau Pemerintah Kabupaten/Kota Siaga Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi


					Sekda Herman Imbau Pemerintah Kabupaten/Kota Siaga Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi Perbesar

BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman meminta pemerintah kabupaten/kota, untuk selalu siaga menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.

Dimana terakhir, bencana banjir terjadi di Desa Solokan Jeruk dan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, akibat intensitas hujan yang tinggi.

Sekda Herman mengatakan, pemerintah tidak boleh panik ketika bencana terjadi. Maka dari itu, kesiapsiagaan harus dilakukan dan ditangani secara sistematis.

“Persoalan bencana itu biasanya orang akan panik. Pemerintah tidak boleg panik. Justru pemerintah harus di deoan dan pengelolaan bencananya harus manageable,” kata Sekda Herman di Gedung Sate baru-baru ini.

Baca Juga :  Bey Machmudin Minta BRT Dipersiapkan Secara Matang

Meski situasi tengah darurat kata dia, pemeringah harus bergerak secara terarah dan tidak terjebak dengan kepanikan, sebab akan turut berdampak kepada masyarakat.

“Perencanaan cepat, pengorganisasian cepat, pelaksanaan cepat dan tentu monitoring evaluasinya juga cepat,” ucapnya.

Pemprov Jabar sambung Sekda Herman, telah melakukan sejumlah simulasi melakukan mitigasi dan penanganan. Dimana tujuannya, dapat meminimalisir dampak yang terjadi akibat bencana.

Baca Juga :  Kukuhkan Adi Gemawan Jadi Kepala BPKP Jabar, Bey Machmudin Minta Sinergitas Makin Mumpuni

“Tempo hari kita melaksanakan gladi. Bencana banjir, longsor bahkan megathrust. Kami sudah antisipasi, agar pemerintah dan instansi terkait betul-betul kompak bisa me-manage,” tuturnya.

“Makanya kami simulasikan. Mudah-mudahan tidak terjadi. Tapi kalaupun terjadi, kami siap untuk kepentingan warga Jawa Barat,” imbuhnya.

Seperti diketahui, hampir di seluruh daerah Provinsi Jawa Barat rawan bencana. Musim hujan, menjadi momok yang harus diwaspadai karena kerap terjadi banjir dan longsor.

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Era Kerja Hybrid Dimulai, Point Lab Tangkap Peluang Ekspansi di Jakarta dan Bandung Menyambut Era Kerja Hybrid Nasional: Respons atas Kebijakan WFH bagi ASN, Swasta, BUMN, dan BUMD

20 April 2026 - 18:57 WIB

Tel-U Resmi Serahkan Video Pemutakhiran Penyandang Disabilitas kepada KND

20 April 2026 - 13:59 WIB

Sebagai Bentuk Apresiasi,  Jasa Raharja Cabang Cirebon Gencarkan Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak

20 April 2026 - 06:59 WIB

Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak, Dorong Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Tepat Waktu

17 April 2026 - 11:44 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385, KDS Jadikan Bedas Expo Jadi Penggerak Ekonomi di Tengah Bencana

17 April 2026 - 10:49 WIB

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

17 April 2026 - 07:54 WIB

Trending di Berita Daerah