Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 3 Feb 2024 16:49 WIB

Tidak Ada Lagi Kesan Kumuh, Presiden Jokowi Puji Terminal Leuwipanjang dan Terminal Banjar


					Presiden Jokowi menyampaikan sambutannya dalam peresmian Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu 3 Februari 2024 Perbesar

Presiden Jokowi menyampaikan sambutannya dalam peresmian Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu 3 Februari 2024

BANDUNG (Pajajaran Ekspres) – Presiden Joko Widodo berharap, dengan hadirnya wajah baru dari Terminal Leuwipanjang dan Terminal Banjar, dapat menghapus stigma buruk akan kesan kumuh dan kotor terhadap terminal.

Presiden Jokowi mengatakan, revitalisasi Terminal Leuwipanjang yang menelan anggaran sekitar Rp70 miliar tidak sia-sia, karena menampilkan visual representatif dan diharapkan dapat mendorong masyarakat beralih, kembali menggunakan transportasi publik.

Presiden Jokowi meyakini, bila transisi penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik berjalan maksimal, maka dipastikan tidak ada lagi kemacetan di jalan raya, termasuk Kota Bandung.

Baca Juga :  Civitas Akademika Unpad Gelar Aksi, Sampaikan Petisi Kekecewaan Pada Rezim Pemerintahan Presiden Jokowi

“Keren banget. Ini untuk mendorong masyarakat kembali menggunakan transportasi umum. Kalau itu diteruskan, kemacetan yang sering kita alami (tidak terjadi lagi),” ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya di peresmian Terminal Tipe A Leuwipanjang dan Terminal Banjar, Sabtu 3 Februari 2024.

Dia menerangkan, akibat kemacetan di Jabodetabek hampir Rp100 triliun potensi pendapatan lenyap. Maka dari itu dia berharap, ada perbaikan dalam optimalisasi penggunaan transportasi publik oleh masyarakat.

Baca Juga :  Resmikan Revitalisasi Terminal Leuwipanjang, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Bertransisi Gunakan Transportasi Publik

“Saya enggak tahu di Kota Bandung berapa. Tapi semua kota sudah terasa semua (macet). Saya sangat menghargai pembangunan ini dan semoga kita mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum, baik itu bus, kereta api, kereta cepat. Itu sangat mengurangi kemacetan yang ada di jalan,” ucapnya.

Sementara Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno menyampaikan, perbaikan Terminal Leuwipanjang dan Terminal Banjar diharapkan dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi.

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

25 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Jasa Raharja Karawang Kunjungi RS Amanda Mitra Keluarga, Percepat Verifikasi Klaim Korban Kecelakaan Lalu Lintas

24 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Jasa Raharja Cabang Sukabumi Kunjungi Ahli Waris Korban Kecelakaan Lalu-Lintas, Pastikan Santunan Diserahkan Dengan Tepat

23 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Berikan Kemudahan dan Keuntungan Bagi Wajib Pajak, Kolaborasi Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Kawaluyaan Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gencarkan Edukasi Keselamatan Melalui Aksi Simpatik di Daerah Rawan Laka  

23 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Sasar Pengguna Jalan di Exit Tol Bocimi, Samsat Cibadak Perkuat Upaya Peningkatan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

23 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Trending di Berita Daerah