Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Berita Daerah · 23 Agu 2024 11:08 WIB

Tingkat Partisipatif Menurun, Bawaslu Sosialisasi Bersama Organisasi Kepemudaan Tuk Gairahkan Kembali Pilkada Serentak


					Tingkat Partisipatif Menurun, Bawaslu Sosialisasi Bersama Organisasi Kepemudaan Tuk Gairahkan Kembali Pilkada Serentak Perbesar

BANDUNG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandung mengungkapkan, bahwa tingkat partisipatif pada Pemilu 2024 mengalami penurunan.

Anggota Bawaslu Kota Bandung Muhammad Ardiansyah Prayuda mengatakan bahwa tingkat partisipatif Pemilu 2024 hanya sampai 83 persen. Angka tersebut tentunya mengalami penurunan dibandingkan dengan Pemilu tahun 2019 lalu.

“Sekitar 4 persen penurunan. Kami berupaya dari segi partisipatif pengawasan bisa meningkat,” kata Ardiansyah dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipasi Bersama Organisasi Kepemudaan di Kota Bandung pada Pemilihan Serentak 2024, Jumat (23/8/2024).

Baca Juga :  Launching Pojok Pengawasan Bawaslu Kota Bandung: Ramah Masyarakat

“Kami mengadakan sosialisasi pada hari ini dalam rangka pemilihan serentak, memang kalau kita mengevaluasi kepada Pemilu kemarin, tingkat partisipasi-nya menurun,” tambahnya.

Hal tersebut, lanjut Ardiansyah, disebabkan kurangnya sosialisasi dan peran aktif dari organisasi kepemudaan.

“Ini menjadi PR kita bersama yang sangat berat. Karena memang mengingat Pemilu kemarin dengan tingkat kerawanan yang banyak dan pemilih yang tidak memilih, itu yang menjadi tugas berat kami di Bawaslu,” tuturnya.

Ardiansyah menjelaskan bahwa Pilkada Serentak 2024 kali ini dalam satu TPS maksimal ada 600 pemilih. Jadi, kata dia, jumlah tps di Kota Bandung ada sekitar 3.550.

Baca Juga :  Launching Pojok Pengawasan Bawaslu Kota Bandung: Ramah Masyarakat

Oleh karena itu, dia berharap organisasi kepemudaan bisa membantu Bawaslu Kota Bandung dari segi pengawasan partisipatif.

“Jadi memang peran masyarakat dalam pengawasan untuk memberikan pengawasan dan mencegah pelanggaran. Kami berharap banyak partisipasi rekan-rekan. Semoga partisipasi di Kota Bandung bisa meningkat sehingga pelaksanaan Pilkada bisa berjalan lancar,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Respons Cepat Kasus Perundungan Asrama, Telkom University Tindak Tegas Pelaku

11 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

9 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Gerak Cepat Jasa Raharja dalam Penanganan Santunan Kecelakaan Lalu Lintas di Purwasari, Karawang

9 Oktober 2026 - 07:26 WIB

PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Bersama Tim Pembina Samsat Laksanakan Operasi Khusus ke Kopja Sonya Wahana Cakti Kabupaten Ciamis

9 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Pt Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Laksanakan Rekonsiliasi Dan Verifikasi Invoice Dengan Buku Tarif Bersama Rumah Sakit Di Kabupaten Garut

9 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Jasa Raharja Purwakarta Bersama Satlantas Polres Subang Gelar Safety Campaign dan Aksi Simpatik

9 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Trending di Berita Daerah