“Melalui kegiatan ini kami berharap para kepala desa tidak hanya memahami tugas dan fungsi Jasa Raharja, tetapi juga memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan masyarakat sekaligus mempercepat proses penanganan korban kecelakaan lalu lintas,” ujar Danny Firnando.
Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias melalui sesi materi, praktik pertolongan pertama, serta diskusi interaktif mengenai penanganan kecelakaan dan pelayanan santunan Jasa Raharja. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat koordinasi antara Jasa Raharja dengan pemerintah desa dalam mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.



























