Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Pendidikan · 17 Mar 2026 10:18 WIB

UPI Tambah Panel Surya bagi Warga Prasejahtera melalui Program LIMAR


					UPI Tambah Panel Surya bagi Warga Prasejahtera melalui Program LIMAR Perbesar

BANDUNG –  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperkuat komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program UPI Berdampak LIMAR (Listrik Mandiri Rakyat) dengan menambah dua unit panel listrik tenaga surya bagi warga prasejahtera di DesaMekarsari, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat. Penambahan ini dilakukan bersamaan dengan kegiatanmonitoring dan evaluasi pemanfaatan panel surya yang telahdigunakan warga selama enam bulan terakhir.

Rektor UPI, Prof.  Didi Sukyadi, Bersama Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA., meninjau langsung kondisipanel surya yang telah dipergunakan warga selama enambulan kebelakang sekaligus berdialog dengan warga penerimamanfaat untuk mengetahui dampak program tersebut terhadapkehidupan sehari-hari.

Program LIMAR merupakan inisiatif pengabdian kepadamasyarakat yang bertujuan meningkatkan akses energi bagikeluarga prasejahtera yang belum memiliki penerangan listrikmemadai. Melalui pemasangan panel listrik tenaga surya, warga kini dapat memanfaatkan sumber energi ramahlingkungan untuk kebutuhan penerangan rumah tangga.

“Panel surya ini harus dirawat agar dapat digunakan dalamjangka panjang. Mudah-mudahan dengan adanya peneranganini warga bisa beraktivitas pada malam hari sehingga menjadilebih produktif,” ujar Prof. Didi saat berdialog dengan warga .

Baca Juga :  UPI Tetapkan Pembebasan Biaya UKT kepada Olivia Yuliana yang Terdampak Banjir Bandang Sumatera Barat

Selain meninjau pemanfaatan panel surya yang telahdigunakan selama enam bulan terakhir, Rektor UPI juga menyaksikan langsung pemasangan dua panel surya baru di rumah warga yang sebelumnya belum memiliki akses listrik.

Rektor UPI juga meninjau kondisitempat tinggal warga penerima bantuan. Berdasarkanpengamatan di lapangan, sebagian rumah warga dinilai beradadalam kondisi yang memerlukan perhatian lebih. UPI pun berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyiapkandukungan renovasi rumah bagi warga yang membutuhkan.

“Setelah melihat kondisi di lapangan, kami menilai ada rumahwarga yang tidak layak huni. UPI telah berkoordinasi denganberbagai pihak untuk menyiapkan anggaran renovasi agar warga dapat tinggal di rumah yang lebih layak,” tambah Prof. Didi.

Selain bantuan energi dan rencana renovasi rumah, UPI juga akan membantu penyediaan pengeras suara masjid bagi wargasetempat setelah diketahui bahwa suara azan belum terdengardengan jelas di sebagian wilayah tersebut.

Salah seorang penerima manfaat program panel surya, Fatima, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut memberikanperubahan besar bagi keluarganya. Selama lebih dari 15 tahuntinggal di Desa Mekarsari, keluarganya hidup tanpa akseslistrik dan hanya mengandalkan lampu damar atau lilin untukpenerangan.

Baca Juga :  UPI Naik Peringkat di QS World University Rankings 2026

“Alhamdulillah sekarang ada penerangan. Anak-anak bisabelajar pada malam hari,” ujarnya.

Program LIMAR tidak hanya menghadirkan solusi energibagi masyarakat desa, tetapi juga berkontribusi terhadappencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan seperti aksesenergi bersih berbasis tenaga surya, meningkatkan kualitashidup keluarga prasejahtera, pengembangan teknologi energiberkelanjutan di wilayah pedesaan, serta Pendidikan yang berkualitas karena penerangan listrik memungkinkan anak-anak belajar pada malam hari.

Selain monitoring, evaluasi, dan pemasangan alat baru panel surya, Rektor UPI juga meyerahkan bingkisan lebaran kepadawarga penerima bantuan LIMAR.

Melalui kegiatan monitoring ini, UPI menegaskankomitmennya untuk terus mengembangkan program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampaknyata bagi warga di daerah yang masih memiliki keterbatasanakses terhadap infrastruktur dasar.

Program LIMAR diharapkan dapat menjadi model kolaborasiantara perguruan tinggi, masyarakat, dan berbagai pemangkukepentingan dalam menghadirkan solusi teknologi yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi peningkatan tarafhidup masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Telkom University Resmi Buka Fakultas Kedokteran, Cetak Dokter Masa Depan Berbasis Teknologi Digital

2 September 2026 - 08:07 WIB

13 Ribu Mahasiswa Baru UPI Donasikan Pohon, Wujudkan Kampus Hijau

19 Agustus 2026 - 09:37 WIB

Dari Botol Bekas Jadi Meja dan Kursi: Dosen Universitas Widyatama Latih Warga Binaan Lapas Sukamiskin Berkreasi dengan Ecobrick

18 Agustus 2026 - 13:39 WIB

UPI Didorong Beri Masukan Strategis untuk Kebijakan Pendidikan Nasional

18 Agustus 2026 - 12:31 WIB

UPI Dorong Budaya Riset Pelajar Indonesia di Kinabalu melalui Workshop Penyusunan Proposal Penelitian

17 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Raih Gelar Doktor Ilmu Politik, Muhamad Iqbal Soroti Keamanan Societal Masyarakat Hukum Adat Baduy Dalam

14 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Trending di Pendidikan