
Selain itu, saat ini Zayn House sudah buka custom seperti seragam keluarga, bridesmaids atau groomsman.
“Jadi target marketnya bukan hanya perempuan saja, tapi laki-laki bisa custom, anak pun bisa bikin,” kata Eva.
Eva menuturkan, awal mula membangun usaha hanya bisa mendapatkan omzet sekitar Rp5-8 juta per bulan.
Namun, seiring waktu, dengan pengembangan produk saat ini, ia bisa mendapatkan omset hingga Rp80-100 juta per bulan.
“Harga per item mulai dari Rp100 ribu hingga Rp200 ribu, tergantung pesanan dari konsumennya,” ujar Eva.
Produk Eva bisa dipesan melalui Instagram @zaynhouse. Menurutnya, kendati masih baru, skala konsumen online bisa sampai Jawa Timur, Jakarta, Tangerang, Serang, Aceh, Hingga Dubai.



























