Menu

Mode Gelap
Nahdliyin Muda Usulkan Ridwan Kamil-Ono Surono di Pilgub Jabar 2024 Sekda Herman Suryatman: Operasi Pasar Bersubsidi Tuntas H-4 Lebaran Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Perhatikan Aturan Bagasi Penumpang Whoosh Sehari Dilantik, Sekda Herman Suryatman Langsung Rapat secara Maraton Bey Machmudin Harap Kontribusi Bank BJB Semakin Besar dalam Pembangunan Jabar

Berita Daerah · 30 Jan 2023 12:04 WIB

Jembatan Cisaar Lanang Kini Bisa Dilewati Kendaraan Pengangkut Hasil Bumi Sumedang


					Jembatan Cisaar Lanang Kini Bisa Dilewati Kendaraan Pengangkut Hasil Bumi Sumedang Perbesar

SUMEDANG (Pajajaran Ekspres) — Kades Jembarwangi Kecamatan Tomo Fitriani merasa bersyukur karena Jembatan Cisaar Lanang yang awalnya hanya bisa dilintasi kendaraan kecil sekarang bisa dilintasi kendaraan besar.

Hal itu ia sampaikan pada acara peresmian jembatan yang menghubungkan Desa Jembarwangi dan Darmawangi di Kecamatan Tomo tersebut oleh Bupati Dony Ahmad Munir, Senin (30/1).

“Sebelumnya kalau warga membawa hasil bumi, harus menyebur kendaraannya melewati sungai. Terbayang kalau banjir  warga harus menunggu air surut, baru bisa melintas,” ucapnya.

Jembatan Cisaar Lanang merupakan urat nadinya perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Apresiasi Sumedang Turunkan Stunting Berbasis Digital

“Jembatan ini merupakan jembatan penghubung Desa Jembarwangi dan Desa Darmawangi serta akses satu-satunya yang dipergunakan oleh warga masyarakat,” ucapnya

Ia menerangkan, jembatan tersebut dibangun pada Tahun 2001 namun kondisinya rusak dan dibangun kembali di Tahun 2006, namun ambruk.

” Tahun 2022 sekarang dibangun kembali dengan bangunan yang kokoh berdiri melintangi sungai Cisaar Landeuh. Awalnya lebar hanya 3 meter, sekarang lebarnya jadi 7 meter,” terangnya.

Sekretaris Dinas PUTR Sonny Nurgahara menyebutkan, pembangunan jembatan bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp. 4,99 miliar lebih.

Baca Juga :  Kisah Habil dan Qabil, Awal mula Kurban dan Tumpah darah pertama di Dunia

“Jembatan dengan panjang 36 meter dan lebar 7 meter dengan dilapisi aspal setelah sebelumnya rusak karena bencana alam,” ujarnya.

Bupati Dony dalam sambutannya berharap agar jembatan yang dibangun kuat, tahan lama dan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat.

“Jembatan ini harapan masyarakat yang selama ini disampaikan kepada pemerintah daerah. Alhamdulilah Tahun 2022 telah selesai dibangun dan hari ini diresmikan,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

BUMDes Arya Kemuning di Kuningan berkembang pesat, serap ratusan tenaga kerja dari warga desa

23 Mei 2024 - 14:51 WIB

CYCLING DE JABAR 2024, Jawa Barat Miliki 42 Titik “Sport Tourism”

23 Mei 2024 - 13:57 WIB

Bey Machmudin Serahkan Keputusan Mendagri Perpanjangan Pj Bupati Bekasi

23 Mei 2024 - 12:46 WIB

BBMC Indonesia Somasi, Siap Pidanakan Oknum yang Masih Gunakan Logo BB1%MC

23 Mei 2024 - 11:52 WIB

Bey Machmudin Ajak Forkopimda Nonton Persib Bandung Lawan Madura United di Jalak Harupat

22 Mei 2024 - 20:47 WIB

Bey Machmudin Optimistis Polda Jabar Tuntaskan Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

22 Mei 2024 - 19:44 WIB

Trending di Beranda