Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Berita Daerah · 6 Jan 2024 16:07 WIB

2019 Pantura Kandang Banteng, Kang Haru: 2024 Pantura Panen Jeruk


					2019 Pantura Kandang Banteng, Kang Haru: 2024 Pantura Panen Jeruk Perbesar

BANDUNG  (pajajaranekspres.com) – Memasuki masa waktu kampanye yang semakin menyempit, sejumlah Tim Kampanye Daerah (TKD) lakukan strategi-strategi untuk melebarkan sayapnya, menancapkan bendera di daerah-daerah yang sebelumnya tertancap bendera lawan atau kawan.

Seperti halnya TKD Jawa Barat AMIN, yang sambangi 70 orang tokoh pentolan Cirebon dan Indramayu, di RM Roso Echo, Cirebon, Sabtu (06/01/2024).

Kawasan Cirebon-Indramayu yang digadang-gadang sebagai kandang banteng, kini kian me-“mutih” seiring perjalanan waktu.

“Kandang banteng itu referensi pada tahun 2019. Dan setelah itu kita lalui hingga 2024 itu kan cukup panjang perjalanan nya. Tentu ada perubahan-perubahan, pergeseran-pergeseran. Dengan 3 pasangan ini kan sudah tidak sekeras 2019. Kalau dulu kan bisa 1 keluarga itu berantem, leave group segala macam. Sekarang orang pada santai, senyum saja. Dan itu yang kita harapkan, kampanye itu harus adem, akur, asik,” ungkap Ketua TKD Jabar AMIN, Haru Suandharu.

Ditempat yang sama, Anwar Yasin selaku pentolan tokoh masyarakat Cirebon-Indramayu mengatakan, me-mutih nya Cirebon-Indramayu tentu menjadi momentum bagi masyarakat sekitar ditengah kebingungan kemana masyarakat harus berpijak.

“Yang kita tahu adalah selalu ada perubahan, perubahan itu perlu suatu kepastian. Dan sekarang kita bergeser untuk pak anies yang menang. Orang sudah mulai jenuh untuk partai ini, warna ini sebagainya hingga mereka bangkrut banyak hal. Makanya PKS dan anies itu satu harapan bagi mereka. Mudah-mudahan tahun 2024 nanti saatnya,”ungkapnya.

“Permasalahan yang paling parah di Cirebon itu hampir semua bupati nya semua dipenjara karena kasus korupsi. Nah tentu ini jadi titik balik untuk orang-orang sini untuk memilih siapa sih partai yang terbaik, partai yang bersih, yang peduli masyarakat, itu yang dicari orang sini,” tutup Anwar.

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Dan RS Fikri Medika Perkuat Penanganan Kegawatdaruratan Di Kantor Desa Purwasari

20 September 2026 - 14:49 WIB

Jasa Raharja Cabang Bandung dan RS Santosa Central Bandung Perkuat Sinergi Untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

20 September 2026 - 09:56 WIB

Jasa Raharja Tasikmalaya Dorong Kepatuhan Wajib Pajak melalui Kegiatan Penelusuran Kendaraan Bermotor di Kecamatan Sukaraja

18 September 2026 - 15:08 WIB

Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Laksanakan Aksi Simpatik dan Pemasangan Spanduk Himbauan Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan

18 September 2026 - 14:19 WIB

Sosialisasi Opsen Dan Kepatuhan Pembayaran Pajak Di Lingkungan Kampus Usindo Karawang

18 September 2026 - 10:02 WIB

Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Dua Ahli Waris Korban KM Virgo Transport 8 di Jawa Barat

18 September 2026 - 09:58 WIB

Trending di Berita Daerah