Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Bandung · 18 Okt 2025 19:36 WIB

Hari Pertama, Pasar Seni ITB 2025, Rektor ITB Melaju dengan Kereta Peti Sabun


					Hari Pertama, Pasar Seni ITB 2025, Rektor ITB Melaju dengan Kereta Peti Sabun Perbesar

BANDUNG – Institut Teknologi Bandung (ITB) menyelenggarakan Pasar Seni ITB 2025 hari pertama pada Sabtu (18/10/2025), di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga).

Agenda hari pertama ini diawali dengan pembukaan Lomba Kereta Peti Sabun (LKPS) XII yang berkolaborasi dengan Daya Mahasiswa Sunda (DAMAS).

Rektor ITB, Prof  Tatacipta Dirgantara, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kembali Pasar Seni setelah 11 tahun vakum.

“Ini merupakan acara luar biasa yang menjadi ruang bagi kita untuk berkreasi serta membangkitkan semangat Bandung sebagai Kota Kreatif,” ujarnya dalam siaran persnya.

Rektor ITB turut mencoba wahana kereta peti sabun sebagai simbol dibukanya LKPS XII. Hal ini pun menambah semarak suasana hari pertama Pasar Seni ITB 2025.

LKPS XII tahun ini diikuti sekitar 110 peserta dari berbagai daerah, mulai dari Bandung, Subang, hingga Jakarta. Perlombaan terbagi ke dalam beberapa kategori, yaitu anak-anak, junior, senior, expert, dan umum.

Sementara itu, Ketua Panitia LKPS XII, Dindon Saefudin Alma, menyebut kolaborasi ini sebagai momen yang sangat berharga.

“Seluruh kegiatan kami berbasis kreativitas, dan berkolaborasi dengan Pasar Seni ITB menjadi perpaduan yang sangat tepat,” katanya.

Salah satu peserta, Yudistira dari SMK Karya Bhakti Pusdikpal, mengaku senang bisa kembali berpartisipasi. “Kami mempersiapkan perlombaan ini selama tiga minggu. Walaupun belum menang tahun lalu, kami tetap semangat dan berharap tahun ini bisa lebih baik,” ungkapnya.

Selain LKPS, Pasar Seni ITB 2025 juga menggelar Lomba Ilustrasi hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia selaku co-host acara. Lomba ini diikuti sekitar 90 peserta dari berbagai daerah dan jenjang, termasuk SMP dan SMK. Salah satu peserta difabel, Putu Anindya Maheswari dari Jakarta, mengaku sangat antusias.

“Saya datang jauh-jauh dari Jakarta karena bercita-cita ingin masuk ITB. Saya menggambar suasana berjualan karya seni dan keramaian yang ada di sini,” tuturnya.

Pasar Seni ITB 2025 juga menghadirkan talkshow bertajuk “DIGITALK Lapis Legit: Bedah Lapisan Realita”, yang menyoroti kaburnya batas antara dunia nyata dan dunia maya di era digital.

Beragam pertunjukan musik turut memeriahkan suasana, mulai dari ITB Jazz, Anna Bella Surbakti, Bandos, Digiband, Tataloe, hingga tari Jaipong.

Pada hari yang sama, pameran fisik Adicitra Ganesha pun resmi dibuka dan akan berlangsung hingga 21 Oktober 2025 di Aula Barat serta Aula Timur, ITB Kampus Ganesha.

Pameran ini menampilkan beragam karya seni yang menggambarkan semangat kreativitas sivitas akademika ITB. Selain menjadi ruang apresiasi seni, kegiatan ini juga menjadi ajang lelang untuk penggalangan Dana Lestari ITB (Endowment Fund) yang dikelola oleh Badan Pengelola Usaha dan Dana Lestari (BPUDL) ITB bersama Salam Ganesha. Melalui inisiatif ini, ITB terus menumbuhkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam mendukung keberlanjutan kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Indonesia, Irene Umar, hadir dalam kesempatan tersebut dan mengapresiasi semangat kreativitas yang ditampilkan melalui pameran ini.

“Kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana untuk terus mengasah kreativitas masyarakat serta mendorong kemajuan sektor ekonomi kreatif Indonesia,” ucapnya.

Dengan semangat kolaborasi antara seni, teknologi, dan kreativitas, Pasar Seni ITB 2025 kembali menjadi ajang yang dinanti masyarakat untuk merayakan ekspresi dan inovasi di jantung Kota Bandung.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Menteri PKP meninjau Rusun ASN Kejati Jabar Lampaui Target Pembangunan

14 April 2026 - 11:45 WIB

DPRD Jabar Soroti Kinerja Pemprov dari LKPJ 2025

2 April 2026 - 20:30 WIB

Kasus Campak Melonjak, Dinkes Jabar Akselerasi ORI

2 April 2026 - 19:27 WIB

Pemprov Jabar Imbau Perusahaan Lakukan WFH Sekali dalam Satu Pekan

2 April 2026 - 19:19 WIB

Idrus Marham Pastikan, Musda XI Golkar Jabar Jadi Momentum Perkuat Komitmen untuk Rakyat

2 April 2026 - 19:04 WIB

Kemanusiaan di Bulan Ramadan: YBGS dan KPM Berbagi

3 Maret 2026 - 13:05 WIB

Trending di Bandung