Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 23 Apr 2024 11:51 WIB

Bey Machmudin Enggan Kegiatan Hiburan Pemerintah Gunakan Dana CSR


					Bey Machmudin Enggan Kegiatan Hiburan Pemerintah Gunakan Dana CSR Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin enggan kegiatan hiburan yang dilakukan pemerintah, dibiayai lewat dana corporate social responsibility (CSR).

Bey Machmudin mengatakan, dalam kegiatan seremonial berupa hiburan yang dilakukan pemerintah kerap menggunakan dana dari CSR. Padahal menurutnya, hal tersebut tidak boleh dilakukan karena dana CSR harus berkaitan langsung dengan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Harusnya kata Bey Machmudin, bila perusahaan ingin terlibat dalam kegiatan hiburan atau pertunjukan yang dilakukan pemerintah, dapar melalui anggaran sponsorship.

Baca Juga :  Bey Machmudin Minta Kanwil Kemenag Jabar Segera Rampungkan Fasilitas Asrama Haji Indramayu

“Jadi seringkali kalau ada acara-acara, saya disarankan pake CSR aja. Saya sepertinya tidak ikhlas kalau sebuah acara yang hanya pertunjukan, hiburan menggunakan CSR. Saya lebih suka kalau itu menggunakan anggaran marketing. CSR bukan untuk sponsorship,” ujar Bey Machmudin dalam sambutannya dalam Forum CSR Jawa Barat di Kota Bandung, Senin malam 22 April 2024.

Dia mengatakan, CSR harus berfokus pada program bermanfaat sesuai kebutuhan masyarakat sekitar perusahaan. Kolaborasi antar stakeholder juga harus dilakukan, guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas CSR.

Baca Juga :  Bey Machmudin Apresiasi Penataan Ulang Akses Jalan Gedebage Selatan

“Penting bagi perusahaan untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan CSR. Serta melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, terkait program-program CSR. Program CSR harus dirancang dengan pertimbangan aspek keberlanjutan dan dapat diukur secara jelas dalam pencapaian dan tujuan,” ucapnya.

Dia pun merasa bersyukur, sepanjang 2023 ada peningkatan signifikan dana CSR yang dikumpulkan. Sekitar Rp251 miliar telah terkumpul dari 274 perusahaan untuk membantu masyarakat lewat CSR.

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Utama Jawa Barat Salurkan Santunan Rp179,62 Miliar pada Semester I 2026

24 Juli 2026 - 08:10 WIB

Jasa Raharja Karawang Gelar Pelatihan PPGD di Kecamatan Telagasari untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Penanganan Korban Kecelakaan

22 Juli 2026 - 08:44 WIB

Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Pajak Kendaraan Bermotor dan Keselamatan Lalu Lintas di Desa Santing Kecamatan Losarang

22 Juli 2026 - 08:34 WIB

Hari Kedua Operasi Gabungan, Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Kota Tasikmalaya Intensifkan Kepatuhan Pajak Kendaraan di Bundaran Linggajaya

22 Juli 2026 - 08:07 WIB

Optimalisasi Pendapatan PKB dan SWDKLLJ, PJ Samsat Kota Banjar Laksanakan GASPOLL di Kelurahan Neglasari dan Balokang

22 Juli 2026 - 08:03 WIB

Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Gelar MUKL dengan Layanan Kesehatan Gratis bagi Kru PO Doa Ibu

22 Juli 2026 - 08:00 WIB

Trending di Berita Daerah