Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 3 Mei 2024 21:00 WIB

Pengamat Nilai Ngatiyana Berpengalaman Memimpin, Tanpa Tersandung Kasus Hukum


					Pengamat Nilai Ngatiyana Berpengalaman Memimpin, Tanpa Tersandung Kasus Hukum Perbesar

BANDUNG – Analis Politik Indonesia Strategic Institute (Instrat) Henry Baskoro menilai, Ngatiyana berpengalaman memimpin, tanpa tersandung kasus hukum.

Hal ini lanjut Henry, dapat menjadi keunggulan Ngatiyana untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Cimahi, pada Pilkada serentak 2024 yanv digelar 27 November mendatang.

Henry melanjutkan, dua sosok yang kini masuk dalam radar Partai Golkar untuk Pilwakot Cimahi, baik Ngatiyana maupun Dikdik Suratno Nugrahawan memiliki keunggulan masing-masing. Hanya saja menurutnya, Ngatiyana lebih menjanjikan membawa perubahan bagi Cimahi.

“Jika melihat track record dari kedua tokoh tersebut dalam memimpin Kota Cimahi, tentu kiprah incumbent Walikota Pak Ngatiyana mempunyai pengalaman memimpin lebih,” ujar Henry saat dihubungi Jumat 3 Mei 2024.

Baca Juga :  Perayaan Malam Anugerah Kebudayaan 2025 jadi Ajang Penghormatan bagi Pelaku Budaya Kota Cimahi

Namun jika berbicara peluang yang nantinya akan diusung oleh Partai Golkar, Henry menyebut hal itu tergantung kepada hasil survei dari kedua tokoh tersebut.

“Ketika berbicara mana yang lebih berpeluang, tentu hasil survei terkini yang akan bisa membacanya,” ucapnya.

Meski Ngatiyana saat ini dipandang publik sebagai mantan kepala daerah yang sukses memutus mata rantai kasus korupsi, dimana kerap terjadi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi.

Baca Juga :  Bey Machmudin Sambut Baik TPST Santiong Kota Cimahi

“Kita tentu masih ingat, bahwa walikota terdahulu selalu terkena kasus hukum. Nah pada situasi itu, Ngatiyana berhasil mengakhiri masa pemerintahannya dengan mulus menggantikan Ajay,” paparnya.

Sementara Dikdik yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, memiliki citra kurang baik di masyarakat. Hal itu tak lepas dari pemberhentian Dikdik sebagai Pj Wali Kota Cimahi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, karena dianggap gagal menekan inflasi.

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, PJ Jasa Raharja Samsat Pangandaran Bersama Unit Gakkum Polres Pangandaran Pasang Rambu Imbauan Kamseltibcar Lantas

3 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat dan Ketaatan Pembayaran Pajak, Tim Pembina Samsat Kota Tasikmalaya Gelar Operasi Gabungan di Taman Kota

3 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Memperkuat Sinergi dan Pelindungan Masyarakat, PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Gelar Audiensi Bersama OJK Tasikmalaya

3 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Pastikan Pekayanan Maksimal, Direksi Jasa Raharja Tinjau Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

3 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Dirut Jasa Raharja Dampingi Wamenhub Tinjau Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya

3 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Hari Minggu Samsat Soekarno Hatta Hadir Lebih Dekat

3 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Trending di Berita Daerah