Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 15 Mei 2024 19:44 WIB

Bey Machmudin Minta KBB Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Longsor


					Bey Machmudin Minta KBB Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Longsor Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meminta Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan tanggap darurat bencana tanah longsor, yang terjadi di Kampung Gunung Tugu, Desa Sidang Jaya, Kecamatan Gunung Halu dan Desa Cicadas, Kecamatan Rongga.

Bey Machmudin mengatakan, status tanggap darurat akan menjadi dasar untuk dilakukan rehabilitasi kerusakan jalan dan rumah masyarakat, akibat longsor.

“Ada dua lokasi, di sini jalan rusak, di sisi sana di Rongga ada 46 rumah yang terdampak. Kami masih menunggu status tanggap darurat dari (Pj) Bupati Bandung Barat,” ujar Bey Machmudin usai meninjau lokasi bencana Rabu petang 15 Mei 2024.

Baca Juga :  Bey Machmudin Pastikan, Kredit Jabar Caang Selaras dengan Program Pemerintah Pusat

Selain itu dia mengapresiasi para stakeholders yang sigap memberikan bantuan dan dapur umum, dimana kini tinggal dilakukan perbaikan kerusakan.

“Untuk penanganan kerusakan kami masih menunggu tanggap darurat,” tuturnya.

Terutama longsor yang terjadi di Kampung Gunung Tugu, karena memutus jalan dan menghambat akses mobilitas warga. Sehingga menurutnya harus segera diperbaiki dan tentunya menunggu keputusan Pemkab Bandung Barat, dalam penetapan status tanggap darurat supaya bisa diperbaiki.

Baca Juga :  Bey Machmudin Kecewa, Fasum BIJB Dibiarkan Rusak

“Mungkin jalan melingkar. Kami juga bahas dengan Bandung Barat akan seperti apa, karena ini terkait anggaran, memang ada mekanismenya kalau menurunkan BTT (bantuan tidak terduga) dari provinsi, kami ingin secepatnya karena kasihan masyarakat terganggu,” terangnya.

Mengingat BTT baru dapat turun bila Pemkab Bandung Barat telah menempuh beberapa prosedur, salah satunya penetapan status tanggap darurat.

“Kami ingin segera selesai, kami juga ingin membahas dengan Kementerian PUPR barangkali bisa ada bantuan,” ucapnya.

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, PJ Jasa Raharja Samsat Pangandaran Bersama Unit Gakkum Polres Pangandaran Pasang Rambu Imbauan Kamseltibcar Lantas

3 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat dan Ketaatan Pembayaran Pajak, Tim Pembina Samsat Kota Tasikmalaya Gelar Operasi Gabungan di Taman Kota

3 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Memperkuat Sinergi dan Pelindungan Masyarakat, PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Gelar Audiensi Bersama OJK Tasikmalaya

3 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Pastikan Pekayanan Maksimal, Direksi Jasa Raharja Tinjau Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

3 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Dirut Jasa Raharja Dampingi Wamenhub Tinjau Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya

3 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Hari Minggu Samsat Soekarno Hatta Hadir Lebih Dekat

3 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Trending di Berita Daerah