Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 21 Jun 2024 08:26 WIB

Peringati Haul Bung Karno ke 54, Abdy Yuhana Harap Keteladanan Sang Proklamator Jadi Contoh


					Peringati Haul Bung Karno ke 54, Abdy Yuhana Harap Keteladanan Sang Proklamator Jadi Contoh Perbesar

BANDUNG – 21 Juni, diperingati sebagai hari ulang tahun (haul) presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno atau kerap disebut Bung Karno. Hari ini, menjadi haul ke 54 bagi Sang Proklamator.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Abdy Yuhana mengatakan, Bung Karno tidak hanya dikenal sebagai proklamator, tetapi juga perumus Pancasila dan pemersatu bangsa, lewat Konferensi Asia-Afrika.

Loyalitas dan dedikasi Bung Karno kata Abdy, merupakan sebuah keteladanan yang harus ditiru. Perjuangan untuk memerdekakan Indonesia dari penjajahan tidak pernah terputus sampai akhir hayat.

Baca Juga :  Tel-U Kini Memiliki Pusat Unggulan Iptek untuk Kembangkan Transformasi Digital Prioritas Nasional Bersanding dengan PTN Indonesia

Pemikiran, gagasan, ide dan karya Bung Karno lanjut Abdy, selalu relevan dengan kondisi bangsa hingga saat ini. Sehingga harusnya menjadi contoh pemimpin saat ini.

“Hari ini adalah haul Bung Karno ke-54 atau peringatan hari wafatnya Presiden Soekarno. Tidak pernah ada dalam catatan sejarah, Bung Karno melakukan apa yang disebut dengan KKN, bahkan utang luar negeri pada masa kepemimpinannya sangat minim,” ujar Abdy dalam keterangannya, Jumat 21 Juni 2024.

“Ini artinya Bung Karno adalah seorang pemimpin tanpa pamrih, karena konsisten untuk kepentingan bangsa dan negara,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tel-U Kini Memiliki Pusat Unggulan Iptek untuk Kembangkan Transformasi Digital Prioritas Nasional Bersanding dengan PTN Indonesia

Maka dari itu lanjut Anggota DPRD Jabar ini, keteladanan Bung Karno diharapkan menjadi contoh di masa sekarang dan akan datang bagi para pemimpin Indonesia. Melalui kebijakan yang berorientasi untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Bahkan pada saat wafatnya pun, Bung Karno tak memiliki apa-apa dan tak mendapatkan apa-apa. Kalau Presiden setelah Bung Karno itu kan diatur oleh UU Nomor 7 Tahun 1978 tentang hak keuangan dan administratif presiden, wapres, mantan presiden dan wakil presiden,” ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, PJ Jasa Raharja Samsat Pangandaran Bersama Unit Gakkum Polres Pangandaran Pasang Rambu Imbauan Kamseltibcar Lantas

3 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat dan Ketaatan Pembayaran Pajak, Tim Pembina Samsat Kota Tasikmalaya Gelar Operasi Gabungan di Taman Kota

3 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Memperkuat Sinergi dan Pelindungan Masyarakat, PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Gelar Audiensi Bersama OJK Tasikmalaya

3 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Pastikan Pekayanan Maksimal, Direksi Jasa Raharja Tinjau Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

3 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Dirut Jasa Raharja Dampingi Wamenhub Tinjau Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya

3 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Hari Minggu Samsat Soekarno Hatta Hadir Lebih Dekat

3 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Trending di Berita Daerah