Bandung – Jagat politik Kota Bandung dihebohkan dengan beredarnya percakapan yang disebut-sebut bernuansa seksual dan dikaitkan dengan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bandung, TW.
Beredarnya percakapan tersebut memicu perhatian di internal partai. Sejumlah kader meminta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat turun tangan untuk memastikan kebenaran informasi serta mengambil langkah sesuai mekanisme organisasi.
Wakil Ketua DPC Gerindra Kota Bandung, Jejen Sudrajat, meminta DPD Gerindra Jawa Barat segera turun tangan untuk mengklarifikasi persoalan tersebut.
Jejen mengatakan, isu tersebut kini telah menyebar hingga ke tingkat kader paling bawah. Menurutnya, sejumlah kader juga telah mengetahui dan memiliki bukti terkait percakapan yang beredar.
Ia mengaku khawatir persoalan tersebut dapat berdampak terhadap organisasi partai, terutama menjelang agenda politik mendatang.
Jejen menyebut telah menyampaikan laporan kepada DPD Gerindra Jawa Barat. Ia meminta DPD memanggil TW untuk memberikan klarifikasi sekaligus hak jawab atas informasi yang beredar.
Menurut Jejen, persoalan ini bukan semata-mata menyangkut urusan pribadi, melainkan juga berkaitan dengan persoalan etik, mengingat Tony merupakan pejabat publik sekaligus pimpinan partai.
Jejen menyinggung adanya dugaan komunikasi berupa permintaan video bernuansa seksual dan meminta agar hal tersebut diklarifikasi secara terbuka.
“Jelas ini etik. Karena diberitanya itu ada video dan chat permintaan video bugil, telanjang. Itu sudah melanggar. Apakah pantas seorang anggota DPRD meminta perihal seperti itu pada lawan jenis? Itu yang saya khawatirkan.” Ujar Jejen, Selasa (6/10/2026).


























