Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Berita Daerah · 7 Okt 2026 18:59 WIB

Heboh Dugaan Percakapan Bernuansa Seksual, Seret Ketua DPC Gerindra Kota Bandung, Kader Minta DPD Turun Tangan


					Heboh Dugaan Percakapan Bernuansa Seksual, Seret Ketua DPC Gerindra Kota Bandung, Kader Minta DPD Turun Tangan Perbesar

Bandung  – Jagat politik Kota Bandung dihebohkan dengan beredarnya percakapan yang disebut-sebut bernuansa seksual dan dikaitkan dengan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bandung, TW.

Beredarnya percakapan tersebut memicu perhatian di internal partai. Sejumlah kader meminta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat turun tangan untuk memastikan kebenaran informasi serta mengambil langkah sesuai mekanisme organisasi.

Wakil Ketua DPC Gerindra Kota Bandung, Jejen Sudrajat, meminta DPD Gerindra Jawa Barat segera turun tangan untuk mengklarifikasi persoalan tersebut.

Jejen mengatakan, isu tersebut kini telah menyebar hingga ke tingkat kader paling bawah. Menurutnya, sejumlah kader juga telah mengetahui dan memiliki bukti terkait percakapan yang beredar.

Ia mengaku khawatir persoalan tersebut dapat berdampak terhadap organisasi partai, terutama menjelang agenda politik mendatang.
Jejen menyebut telah menyampaikan laporan kepada DPD Gerindra Jawa Barat. Ia meminta DPD memanggil TW untuk memberikan klarifikasi sekaligus hak jawab atas informasi yang beredar.

Menurut Jejen, persoalan ini bukan semata-mata menyangkut urusan pribadi, melainkan juga berkaitan dengan persoalan etik, mengingat Tony merupakan pejabat publik sekaligus pimpinan partai.

Jejen menyinggung adanya dugaan komunikasi berupa permintaan video bernuansa seksual dan meminta agar hal tersebut diklarifikasi secara terbuka.

“Jelas ini etik. Karena diberitanya itu ada video dan chat permintaan video bugil, telanjang. Itu sudah melanggar. Apakah pantas seorang anggota DPRD meminta perihal seperti itu pada lawan jenis? Itu yang saya khawatirkan.” Ujar Jejen, Selasa (6/10/2026).

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Karawang Sosialisasikan PKB Dan SWDKLLJ Di Universitas Buana Perjuangan

7 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Tim Pembina Samsat Garut Gelar Operasi Gabungan Di Kerkof, 719 Kendaraan Diberhentikan

6 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Pt Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Berikan Apresiasi Kepada Pt Pln (Persero) Up3 Tasikmalaya Atas Kepatuhan Daftar Ulang Kendaraan Dinas

6 Oktober 2026 - 10:48 WIB

FLLAJ Purwakarta Perkuat Kolaborasi Keselamatan, Edukasi Pelajar Jadi Salah Satu Aksi Bersama

5 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat di Akhir Pekan, Jasa Raharja Bandung Dukung Samsat Keliling Soekarno Hatta Minggu Pagi

4 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Jasa Raharja Terus Bergerak, Tiga Ahli Waris Korban KM Virgo Terima Santunan di Jawa Timur

3 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Trending di Berita Daerah