Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Nasional · 5 Mar 2023 18:14 WIB

Jokowi Resmikan Sejumlah Infrastruktur Penanganan Banjir di Bandung Selatan


					Jokowi Resmikan Sejumlah Infrastruktur Penanganan Banjir di Bandung Selatan Perbesar

KAB. BANDUNG (Pajajaran Ekspres) — Presiden Joko Widodo meresmikan sejumlah infrastruktur di Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

Seremoni peresmian infrastruktur berlangsung di Kolam Retensi Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (5/3/2023).

Adapun infrastruktur yang diresmikan yakni Kolam Retensi Andir, Kolam Retensi Cieunteung, Sodetan Cisangkuy, dan Flyover Kopo.

“Sore hari ini kita akan meresmikan yang namanya kolam retensi untuk mengendalikan banjir,” ucap Presiden.

“Semuanya tahu kalau hujan sudah deras, dulu-dulu, di Bandung dan sekitarnya pasti terjadi banjir,” tambahnya.

Baca Juga :  Jasa Raharja Bogor Aktif dalam Monitoring Data Kecelakaan & Penerbitan Surat Jaminan selama PAM Lebaran 1446 H

Dalam peresmian tersebut, Presiden melaporkan biaya pembangunan infrastruktur tersebut, yakni Sodetan Cisangkuy sebesar Rp632 miliar, Kolam Retensi Cieunteung Rp204 miliar, Kolam Retensi Andir Rp142 miliar, dan Flyover Kopo sebesar Rp288 miliar.

“Totalnya yang telah dibangun Pemerintah Pusat di Kota dan Kabupaten Bandung Rp1,26 triliun,” ucapnya.

Kunjungi Pasar Baleendah

Selain meresmikan sejumlah infrastruktur, Presiden juga mengunjungi Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung. Dalam kunjungan tersebut, Presiden mengecek stok dan harga bahan pokok.

Baca Juga :  Zayn House, UMKM Rumahan dengan Koleksi Ekslusif

Menurut Presiden, stok bahan pokok aman. Namun, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Salah satunya, cabai rawit, cabai merah, dan cabai hijau.

“Memang sulit diselesaikan tapi memang kadang petani harus juga dapat untung, tapi nanti kan bulan berikut sudah turun lagi,” ucapnya.

 

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Sampaikan Nota Pembelaan, Mantan Kepala Unit BRI Surapati Yakin Tak Bersalah

6 Juni 2026 - 16:41 WIB

Jasa Raharja Tasikmalaya Bahas Strategi Kolaboratif Bersama Tim Pembina Samsat dan Pertamina Patra Niaga

6 Juni 2026 - 09:26 WIB

Dorong tertib Administrasi dan Perkuat Kolaborasi, Jasa Raharja Cabang Cirebon Bersama Tim Pembina Samsat Kuningan Melaksanakan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor Di Kab Kuningan

5 Juni 2026 - 16:36 WIB

Jasa Raharja Purwakarta Perkuat Sinergi FLLAJ untuk Tekan Fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas

5 Juni 2026 - 16:33 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Pajak dan Validitas Data, Tim Samsat Induk Indramayu Gelar Koordinasi Tindak Lanjut Rekomendasi Pembina Samsat Nasional

5 Juni 2026 - 16:31 WIB

Jasa Raharja Sukabumi Dorong Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Melalui Program Sigap Dan Panah Pasopati

5 Juni 2026 - 16:28 WIB

Trending di Berita Daerah