BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin meminta Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat Wahyu Mijaya sigap, dalam menanggapi aduan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 yang rencananya dimulai pada penghujung Mei ini.
Bey Machmudin mengatakan, apapun yang menjadi keluhan masyarakat terkait pelaksanaan PPDB 2024 harus segera ditangani dan jangan dibiarkan berlarut-larut.
“Pak Kadisdik saya minta harus siap dengan pengaduan masyarakat. Ditanggapi secepatnya,” ujar Bey Machmudin baru-baru ini.
Beragam persoalan pada pelaksanaan PPDB 2023 silam seperti zonasi kata dia, harus bisa ditanggulangi supaya tidak lagi terulang.
Khususnya mengenai transparansi dan regulasi yang diharapkannya harus jelas, sehingga tidak membingungkan masyarakat ketika mendaftarkan anaknya ke sekolah.
“Ini sudah dipersiapkan, dimatangkan. Terutama dengan zonasi seperti apa. Jangan sampai ada perbedaan aturan yang membingungkan masyarakat dan seperti ada pilih kasih,” ucapnya.
Tidak hanya itu, Bey Machmudin juga meminta para pemangku kepentingan untuk tidak melakukan intervensi dalam pelaksanaan PPDB 2024.
“Saya menolak betul tentang intevensi. Jadi tidak boleh ada intervensi. Semua harus sesuai aturan, sesuai jalur dan transparan,” imbuhnya.
























