Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 24 Jul 2024 16:05 WIB

Bey Machmudin Sebut Minyakita Sudah Naik, Kala Sidak Pasar Sederhana


					Bey Machmudin Sebut Minyakita Sudah Naik, Kala Sidak Pasar Sederhana Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Sederhana, Kota Bandung untuk memantau kenaikan harga Minyakita, menyusul adanya rencana Kemendag untuk menaikkan HET minyak goreng tersebut.

Dari hasil sidak tersebut kata Bey Machmudin, ditemukan harga Minyakita sudah naik lebih dulu. Padahal keputusan kenaikan harga Minyakita belum disahkan melalui Permendag.

Dimana harusnya HET masih Rp14 ribu, namun di Pasar Sederhana sudah menembus mencapai Rp16.500 per liter.

“Saya dengar harga Minyakita yang tinggi, jadi saya kesana. Jadi dikemasannya masih Rp14 ribu, (ketika ditanya) dijualnya Rp15 ribu, Rp16 ribu, Rp16.500 gitu,” ujar Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu 24 Juli 2024.

Baca Juga :  Bey Machmudin Ajak Forkopimda Nonton Persib Bandung Lawan Madura United di Jalak Harupat

Dia melanjutkan, kenapa harga sudah naik sementara di kemasan HET masih Rp14 ribu. Para pedagang kata dia justru menyalahkan, karena harga yang mereka beli memang sudah naik namun di kemasan masih menggunakan harga lama.

“Tapi ya Pak Mendag (Zulkifli Hasan) sudah menyampaikan, bahwa terjadi kenaikan harga. Jadi rata-rata dijualnya Rp16.500,” ucapnya.

Menyikapi dampak kenaikan harga Minyakita, Bey Machmudin mengatakan Pemprov Jabar akan terus melakukan pengawasan melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID, untuk mengontrol harga di pasar.

Baca Juga :  Bey Machmudin Bawa Kabar Baik di Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2024

Apalagi harga Minyakita sejatinya belum resmi ditetapkan naik kata dia, sehingga harus dilakukan pemantauan guna mencegah ekses akibat kenaikan harga tersebut.

“Akan naik, tapi belum. Tapi di pasar sudah Rp16.500, karena mereka beli tadi (katanya) Rp15.600,” imbuhnya.

Sementara mengenai harga kebutuhan pokok lainnya kata dia, saat ini masih cenderung stabil seperti telur di Rp 29 ribu perkilogram, ayam Rp33 ribu perkilogram dan bawang putih di Rp40 ribu perkilogram.

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Karawang Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Awak Bus PO Warga Baru

10 September 2026 - 08:51 WIB

Jasa Raharja Indramayu Serahkan Penghargaan Pos Pelayanan Terpadu Terbaik dalam Siaga Idul Fitri 1447 H

10 September 2026 - 08:49 WIB

Pj Samsat Garut Laksanakan Kegiatan Pengajaran Peduli Keselamatan Lalu Lintas (Ppkl) Di Sman 10 Kabupaten Garut

9 September 2026 - 08:55 WIB

Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Kabupaten Pangandaran Laksanakan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor APBD Costsharing TA 2026

9 September 2026 - 08:52 WIB

Jasa Raharja Karawang Dorong Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan melalui Program SIGAP Instansi

9 September 2026 - 07:01 WIB

Tekan Angka Kecelakaan di Kabupaten Bekasi, Jasa Raharja dan Forum LLAJ Perkuat Kolaborasi Lewat Program RSPA

8 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Berita Daerah