Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Headline · 19 Jan 2023 20:17 WIB

Bupati Sumedang ungkap penyebab Angka Stunting dan Kemiskinan bisa turun


					Bupati Sumedang ungkap penyebab Angka Stunting dan Kemiskinan bisa turun Perbesar

SUMEDANG (Pajajaran Ekspres) — Dalam Roadshow Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem secara virtual digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Bupati Dony Ahmad Munir menyebutkan Angka Stunting dan Kemiskinan di Kabupaten Sumedang menurun tajam.

Dikatakan Bupati, penurunan kemiskinan Kabupaten Sumedang merupakan kedua tertinggi di Jawa Barat di antara. Begitu juga dengan penurunan stunting yang turun signifikan.

“Di awal pemerintahan yakni Tahun 2018 angka stunting di Kabupaten Sumedang 32, 20 persen dan miskin ekstrem 4,99 persen. Sekarang untuk nilai stunting yakni 8,27 persen dan miskin ekstrem 3,11 persen,” ujarnya di Command Center Sumedang, Kamis (19/01).

Baca Juga :  Tim Pembina Samsat Kota Tasikmalaya Gelar Rapat Evaluasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor 2025

Bupati juga menerangkan, capaian IPM Kabupaten Sumedang di Tahun 2022 mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

“Tahun 2021 nilai IPM-nya 71, 80 dan Tahun 2022 menjadi 72, 69. Ini melampaui target dan pertumbuhan percepatan peningkatannya di atas rata-rata Jawa Barat,” terangnya.

Begitu juga untuk kemiskinan, menurut Dony turun menjadi 10,14 setelah di tahun sebelumnya 10,71.
“Kemudian untuk angka pengangguran dari 9,18 alhamdulillah penurunan kami cukup besar menjadi 7, 72,” tuturnya.

Baca Juga :  Begini reaksi Kridayanti saat disuguhi Umbi Cileumbu Sumedang

Dikatakan Dony, semua capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi dan orkestrasi semua komponen yang ada, baik di pemerintahan maupun di masyarakat sebagai modal sosial dalam pembangunan.

“Ini kami rasakan berkat cross cuting program setiap SKPD dengan pentahelixnya untuk menciptakan berbagai lompatan-lompatan dalam berbagai target pembangunan,” tuturnya.

Selain Kabupaten Sumedang, roadshow online tersebut diikuti  pula oleh beberapa Kabupaten Kota di Jawa Barat seperti seperti Kabupaten Ciamis, Kota Sukabumi, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Purwakarta, Kota Bogor, dan kabupaten/kota lainnya.

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat dan Ditlantas Polda Jabar Matangkan Kolaborasi Hari Bhayangkara ke-80, Siapkan Pameran Traffic Accident Analysis (TAA) dan Program Polantas Menyapa Ojol

12 Juni 2026 - 19:35 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat Terima Kunjungan Kepala Bapenda Jawa Barat Bahas Program Kerja Samsat serta Langkah Strategis Peningkatan Pelayanan Masyarakat

12 Juni 2026 - 19:32 WIB

Kolaborasi Tim Pembina Samsat Depok dan Badan Keuangan Daerah dalam Sosialisasi Implementasi UU HKPD untuk Optimalisasi Pendapatan Daerah

12 Juni 2026 - 18:57 WIB

PT Jasa Raharja Koordinasi dengan Kanit Gakkum Polres Tasikmalaya untuk Percepatan Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

11 Juni 2026 - 19:15 WIB

Tim Pembina Samsat Kabupaten Cianjur Gelar Operasi Pajak Kendaraan Bermotor di Terminal Pasir Hayam dan Tugu Lampu Gentur

11 Juni 2026 - 19:12 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Tim Samsat Induk Indramayu dan Haurgeulis Gelar Koordinasi Teknis

10 Juni 2026 - 19:24 WIB

Trending di Berita Daerah