Menu

Mode Gelap
12.519 Mahasiswa Baru UPI Ikuti MOKA-KU 2025 Kedai 181! Nikmati Bakmi hingga Ayam Tangkap Khas Aceh dengan Cita Rasa Autentik SBM ITB Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing: Campus for Impact ICMEM SBM ITB 2025: Membangun Keberlanjutan Industri di Indonesia Vera Deliana Rahayu: Anak Muda Harus Berani Inovasi di Industri Teh Lokal

Headline · 19 Jan 2023 20:17 WIB

Bupati Sumedang ungkap penyebab Angka Stunting dan Kemiskinan bisa turun


					Bupati Sumedang ungkap penyebab Angka Stunting dan Kemiskinan bisa turun Perbesar

SUMEDANG (Pajajaran Ekspres) — Dalam Roadshow Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem secara virtual digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Bupati Dony Ahmad Munir menyebutkan Angka Stunting dan Kemiskinan di Kabupaten Sumedang menurun tajam.

Dikatakan Bupati, penurunan kemiskinan Kabupaten Sumedang merupakan kedua tertinggi di Jawa Barat di antara. Begitu juga dengan penurunan stunting yang turun signifikan.

“Di awal pemerintahan yakni Tahun 2018 angka stunting di Kabupaten Sumedang 32, 20 persen dan miskin ekstrem 4,99 persen. Sekarang untuk nilai stunting yakni 8,27 persen dan miskin ekstrem 3,11 persen,” ujarnya di Command Center Sumedang, Kamis (19/01).

Baca Juga :  Jasa Raharja Bekasi Lakukan Aksi Simpatik ke Pos Pelayanan Lebaran 2025

Bupati juga menerangkan, capaian IPM Kabupaten Sumedang di Tahun 2022 mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

“Tahun 2021 nilai IPM-nya 71, 80 dan Tahun 2022 menjadi 72, 69. Ini melampaui target dan pertumbuhan percepatan peningkatannya di atas rata-rata Jawa Barat,” terangnya.

Begitu juga untuk kemiskinan, menurut Dony turun menjadi 10,14 setelah di tahun sebelumnya 10,71.
“Kemudian untuk angka pengangguran dari 9,18 alhamdulillah penurunan kami cukup besar menjadi 7, 72,” tuturnya.

Baca Juga :  Walikota Bandung Minta Kinerja Terbaik Pada 87 ASN Yang Baru Dilantik

Dikatakan Dony, semua capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi dan orkestrasi semua komponen yang ada, baik di pemerintahan maupun di masyarakat sebagai modal sosial dalam pembangunan.

“Ini kami rasakan berkat cross cuting program setiap SKPD dengan pentahelixnya untuk menciptakan berbagai lompatan-lompatan dalam berbagai target pembangunan,” tuturnya.

Selain Kabupaten Sumedang, roadshow online tersebut diikuti  pula oleh beberapa Kabupaten Kota di Jawa Barat seperti seperti Kabupaten Ciamis, Kota Sukabumi, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Purwakarta, Kota Bogor, dan kabupaten/kota lainnya.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dorong Transportasi Publik yang Berkeselamatan, Jasa Raharja Lakukan Kunjungan Kerja ke Perum DAMRI Station Kemayoran

18 Februari 2026 - 08:23 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja siapkan kuota untuk 23.500 Pemudik

18 Februari 2026 - 08:18 WIB

Operasi Gabungan Samsat Kabupaten Sukabumi I Cibadak  Dorong Kesadaran Pajak Kendaraan

18 Februari 2026 - 04:36 WIB

Tingkatkan Keselamatan di Tol Cipularang, Jasa Raharja Purwakarta Bersama Jasa Marga dan PJR Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Angkutan Barang

18 Februari 2026 - 04:23 WIB

KSPSI Jabar Gelar Munggahan dan Peringati HUT ke-53, Perkuat Sinergitas dengan Polda Jabar

17 Februari 2026 - 13:26 WIB

Kolaborasi Budaya Safety di Jalan Raya, Jasa Raharja Hadir di Tengah Komunitas Ojol Rawa Buaya, Jakarta

17 Februari 2026 - 04:32 WIB

Trending di Berita Daerah